Yaitu, Tol Betung – Jambi seksi 3 Bayung Lencir – Tempino sepanjang 34 km dengan skema dukungan konstruksi dan Tol Lingkar Pekanbaru (30,5 km).
Baca juga : Transportasi Kunci Sukses Pariwisata Lampung
Untuk diketahui, Hutama Karya kembali menambah deretan panjang ruas tol beroperasi.
Seperti Tol Indralaya – Prabumulih (64 km), dan di Sumatera Selatan dan Tol Stabat – Kuala Bingai (7,5 km) di Sumatera Utara.
Adapun kedua ruas tol ini belum ditetapkan bertarif, sehingga bisa dinikmati secara gratis oleh pengguna jalan tol.
Pakar Ekonomi dan Bisnis, Prof Rhenald Kasali, pernah berujar, jika dilihat dari sudut pandang ekonomi, saat itu banyak yang menilai pembangunan JTTS belum waktunya.
“Tapi ketika melakukan pembangunan ekonomi itu bukan sekadar fungsional. Ada aspek lain, yaitu keadilan, pemerataan.
“Apakah saudara sebagai orang Lampung, Palembang, Bengkulu tidak merasa kenapa hanya Pulau Jawa semua yang dibangun.
“Itukan adalah rasa ketidakadilan. Jadi memang keterhubungan ini memang penting,” ujar Rhenald.
Di sisi lain, seorang sopir truk, Riu (40) yang ditemui, pada hari Minggu, 1 Oktober 2023 bercerita tentang perjalanannya membawa sayur dengan menggunakan JTTS.
“Sebelum ada jalan tol, saya bisa membutuhkan waktu 2–3 hari untuk membawa dagangan.
“Enaknya dengan jalan tol, jika dari Jakarta ke Palembang hanya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 1 hari dari Jakarta ke Palembang.
“Jadi kami sopir-sopir memiliki kepastian waktu, istilahnya kita untung waktu lah dan juga aman,” ujar Riu.
Lebih lanjut, ia menambahkan sebelum ada jalan tol, sayur yang diangkut sering kali sudah tidak segar, sehingga menelan cukup banyak kerugian karena berbagai hambatan yang ia temui di perjalanan.
Sekadar informasi, hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang kurang lebih 1.021,5 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi.
Untuk ruas tol Konstruksi 347,5 km dan 681 km ruas tol Operasi.
Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh diantaranya yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (141 km).
Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km), Tol Medan Binjai (17 km).
Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2–6 (50 km) serta Tol Binjai – Langsa Seksi 1 (12 km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (18 km).
Dan, Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km), Tol Indralaya – Prabumulih (64 km), dan Tol Binjai – Langsa Segmen Binjai – Stabat (7,5 km).
Baca juga : Lampung dan Bengkulu Mapping Isu Strategis
