Jika sistem ini gagal bekerja, risiko penyakit seperti kanker dapat meningkat drastis. Karena itulah para ilmuwan menyebut mekanisme perbaikan DNA sebagai salah satu sistem pertahanan paling penting dalam tubuh manusia.
Penelitian tentang regenerasi dan perbaikan DNA kini menjadi fokus utama dunia medis modern, termasuk dalam pengembangan terapi anti-penuaan dan pengobatan kanker.
3. Panjang DNA dalam Tubuh Sangat Sulit Dibayangkan.
DNA memang sangat kecil, tetapi panjang totalnya benar-benar luar biasa.
Setiap sel manusia memiliki DNA sepanjang sekitar 2 meter jika direntangkan. Karena tubuh manusia memiliki triliunan sel, total panjang seluruh DNA manusia diperkirakan dapat mencapai miliaran kilometer.
Bahkan ada ilmuwan yang memperkirakan panjang tersebut cukup untuk bolak-balik dari bumi ke matahari berkali-kali.
Menariknya, seluruh DNA itu tersimpan rapi di dalam inti sel yang ukurannya sangat kecil. DNA dililit dan dipadatkan menjadi struktur bernama kromosom agar muat di dalam sel tubuh.
Hal ini menjadi salah satu contoh paling menakjubkan tentang efisiensi sistem biologis manusia.
4. DNA Menentukan Banyak Karakteristik Tubuh.
DNA berfungsi sebagai “instruksi biologis” yang menentukan berbagai karakteristik manusia, seperti:
● Warna mata.
● Bentuk rambut.
● Tinggi badan.
● Warna kulit.
● Golongan darah.
● Risiko penyakit tertentu.
Gen dalam DNA bekerja seperti kode yang memberi perintah kepada sel tubuh untuk memproduksi protein tertentu. Protein inilah yang kemudian membentuk struktur dan fungsi tubuh manusia.
Namun faktor lingkungan juga tetap berpengaruh. Misalnya, seseorang mungkin memiliki gen tinggi badan yang baik, tetapi kekurangan nutrisi dapat menghambat pertumbuhan.
Karena itu, perkembangan manusia merupakan kombinasi antara faktor genetik dan lingkungan.
