Lappung – 13 desa di Kabupaten Mesuji Lampung rawan terkena banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji telah memulai langkah-langkah preventif dengan melakukan pemetaan terhadap desa-desa yang rawan terkena banjir.
Baca juga : SDN Oelii 2 Kini Layak tapi Pemerintah Jangan Abai
Upaya ini diambil menyusul memasukinya musim penghujan di wilayah Mesuji, pada Sabtu, 18 November 2023.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mesuji, Maulana, setiap kecamatan di Mesuji memiliki desa yang berpotensi mengalami banjir.
Di Kecamatan Simpang Pematang, beberapa desa yang diidentifikasi rawan banjir antara lain Desa Aji Jaya, Margo Makmur.
Lalu, Desa Simpang Pematang, Harapan Jaya, dan Simpang Mesuji.
Di Kecamatan Panca Jaya, hanya Desa Adi Luhur yang dinilai memiliki potensi rawan banjir.
Baca juga : Titik Panas Lampung Terbanyak Kedua di Sumatera
“Sementara di Kecamatan Tanjung Raya, desa tua seperti Sritanjung dan Tanjung Harapan yang berada di dekat sungai dianggap memiliki potensi risiko banjir,” ungkapnya..
Maulana juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Mesuji Timur, terdapat 5 desa yang perlu diwaspadai terkait potensi banjir.
Maulana menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong-royong membersihkan saluran air dan menjaga kebersihan sekitar.
“Jangan membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, agar tidak menghambat aliran air,” ujarnya.
13 Desa di Mesuji Rawan Banjir
Tak hanya itu, BPBD Mesuji juga menyarankan agar masyarakat turut memantau kondisi cuaca secara berkala.
Baca juga : Pelaku Pembakaran TNWK Jadi Buronan Polisi
Dalam situasi cuaca ekstrem atau potensi hujan lebat, keberadaan masyarakat yang siap siaga dan responsif dapat meminimalisir dampak bencana.
Imbauan ini menjadi panggilan bersama untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menghadapi ancaman banjir.
“Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan dapat menjadi benteng pertahanan bersama menghadapi potensi bencana alam,” kata dia.
BPBD Mesuji juga telah menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk merespons secara efektif bila terjadi bencana alam atau banjir di wilayah Kabupaten Mesuji.
“Ini semua menjadi bagian dari langkah preventif dan kesiapsiagaan untuk menjaga keselamatan masyarakat setempat,” tandasnya.
Baca juga : Polsek Gunung Agung Evakuasi Korban Bencana Banjir





Lappung Media Network