Lappung – Saka bocah 12 tahun asal Lampung harumkan nama provinsi di MTQ Nasional.
Arsaka Adha Al-Aswadani, yang akrab disapa Saka, adalah sosok yang membanggakan bagi Provinsi Lampung.
Baca juga : Lampung Bangga! Regina Cetak Prestasi Jadi Calon Taruni Akpol Ranking 1
Di usianya yang baru menginjak 12 tahun, Saka berhasil terpilih menjadi wakil Lampung dalam cabang tilawah anak-anak pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2024 di Samarinda.
Perjalanan Saka dalam dunia tilawah tak bisa dianggap mudah.
Sejak usia dini, bocah berbakat ini telah menunjukkan minat yang besar dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran.
“Sejak TK, saya selalu tertarik mendengar orang mengaji,” kenangnya, dilansir pada Sabtu, 14 September 2024. .
Hal itu menjadi titik awal bagi Saka untuk mulai belajar dan mendalami tilawah, dengan tekad kuat untuk mengikuti jejak para qari yang ia kagumi.
Namun, hidup Saka tidak selalu berjalan mulus. Pada usia 8 tahun, ia harus menghadapi cobaan berat ketika kehilangan ibunya.
Kesedihan yang mendalam justru menjadi bahan bakar semangatnya untuk terus melangkah maju.
Baca juga : Amanda Putri Jelita: Dari Miss Lampung Menuju Putri Ekowisata Indonesia
“Ibu saya mungkin sudah tiada, tapi itu tidak membuat saya berhenti.
“Justru saya semakin bersemangat untuk menghafal Al-Quran dan memperdalam tajwid,” ujarnya penuh haru.
Kerja kerasnya tak sia-sia. Pada usia 12 tahun, Saka telah menghafal Juz 29 dan 30 dari Al-Quran, suatu pencapaian yang menginspirasi teman-teman sebayanya.
Bagi Saka, mengikuti MTQ Nasional bukan sekadar kompetisi, melainkan kesempatan untuk memperdalam ilmu tajwid yang selama ini ia pelajari.
“Saya merasa sangat bersyukur bisa mengikuti MTQ ini.
“Selain menjadi pengalaman berharga, saya juga belajar banyak hal tentang tajwid yang lebih mendalam,” tuturnya.
Saka Bocah 12 Tahun Asal Lampung Harumkan Nama Provinsi di MTQ Nasional
Saka bukan hanya seorang anak yang gigih, tapi juga sosok yang inspiratif.
Baca juga : Atlet Paramotor Lampung Borong Medali di PON 2024
Tekadnya yang pantang menyerah, meski dihadapkan pada berbagai tantangan, membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih mimpi besar.
“Saya berharap perjalanan saya ini bisa menginspirasi anak-anak lain di luar sana.
“Tak peduli seberapa sulit tantangan yang dihadapi, kita harus tetap berusaha dan jangan pernah menyerah,” katanya.
Dukungan penuh dari keluarga, guru, dan komunitas sekitarnya juga menjadi kunci sukses Saka.
Mereka terus memberikan motivasi dan semangat bagi Saka agar bisa memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.
Dengan optimisme tinggi, Saka berharap dapat terus berkontribusi positif, baik bagi Lampung maupun Indonesia melalui tilawah.
Partisipasi Saka di MTQ Nasional 2024 adalah bukti nyata bahwa mimpi besar bisa terwujud, meski harus melewati jalan yang penuh liku.
Dengan keberanian dan kerja kerasnya, Saka telah mengharumkan nama Lampung di kancah nasional.
“MTQ Nasional kali ini bukanlah akhir perjalanan saya, melainkan awal dari langkah yang lebih besar,” ucapnya mantap.
Baca juga : Baju Adat Lampung Bikin Pangling di IKN, Langsung Diganjar Sepeda Presiden Jokowi





Lappung Media Network