Lappung – Tak ada lagi tiket eksekutif ASDP ubah sistem penyeberangan di Merak-Bakauheni.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menghapus tiket eksekutif di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak mulai H-5 Lebaran 2025.
Baca juga : Trafik Bakauheni-Merak Membludak, ASDP Pastikan Armada Siap Tempur
Kebijakan ini diambil untuk menyamaratakan tarif dengan dermaga reguler guna mengurai kepadatan selama arus mudik.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap).
Dengan kebijakan ini, seluruh tiket yang dijual akan menggunakan tarif reguler tanpa ada perbedaan layanan eksekutif.
“Kami sepakat bahwa mulai H-5 Lebaran tidak ada lagi tiket eksekutif atau reguler.
“Semua tiket akan diberlakukan sebagai tiket reguler untuk memastikan arus kendaraan dan penumpang lebih lancar,” kata Heru, dikutip pada Minggu, 23 Februari 2025.
Refund Tiket Eksekutif
Bagi pemudik yang sudah terlanjur membeli tiket eksekutif, ASDP memastikan adanya pengembalian dana atau refund.
Baca juga : Stop Impor Tapioka! Samsudin Minta ASDP Kawal Pelabuhan Bakauheni
Tarif tiket akan otomatis disesuaikan dengan harga tiket reguler tanpa prosedur rumit.
“Masyarakat yang telah membeli tiket eksekutif akan mendapatkan pengembalian dana sesuai selisih tarif.
“Kami ingin memastikan layanan tetap nyaman bagi pengguna jasa,” tambahnya.
Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Merak selama ini menjadi favorit pemudik karena fasilitasnya yang lebih nyaman.
Namun, tingginya animo penumpang justru kerap menyebabkan antrean panjang, terutama saat puncak mudik.
Digitalisasi Layanan
Sejalan dengan transformasi layanan, ASDP terus memperluas digitalisasi di lebih dari 40 pelabuhan yang dikelolanya.
Sistem tiket online Ferizy yang diterapkan sejak Mei 2020 akan semakin dioptimalkan untuk mempermudah reservasi dan menghindari antrean di pelabuhan.
“Penumpang dapat memesan tiket kapan saja dan di mana saja melalui Website Ferizy, Aplikasi Ferizy, serta mitra resmi ASDP,” tambah Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin.
Baca juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP Batasi Tiket Penumpang di Bakauheni
Selain itu, ASDP telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat musim mudik.
Salah satunya adalah memperluas kapasitas parkir di pelabuhan utama serta menyiapkan pelabuhan pendukung seperti Ciwandan dan Bojonegara (BBJ).
Di Pelabuhan Merak sendiri, 67 kapal siap dioperasikan dengan kapasitas harian mencapai 25.067 kendaraan.
Sementara itu, pelabuhan alternatif diproyeksikan mampu menampung tambahan 6.760 unit kendaraan per hari.
Dilarang Beli Tiket di Pelabuhan
Guna menghindari antrean panjang, ASDP menegaskan bahwa tiket ferry hanya bisa dibeli secara online.
Pemudik diminta melakukan reservasi jauh-jauh hari, mengingat tiket mudik Lebaran sudah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket lebih awal. Jangan datang ke pelabuhan tanpa tiket, karena pembelian langsung di lokasi sudah tidak lagi dilayani,” kata Shelvy.
Tak Ada Lagi Tiket Eksekutif ASDP Ubah Sistem Penyeberangan di Merak-Bakauheni
ASDP juga memperluas kanal pembayaran tiket Ferizy guna mempermudah transaksi.
Selain transfer bank dan virtual account, pembayaran kini dapat dilakukan melalui e-wallet seperti LinkAja, ShopeePay, Blu BCA Digital, OVO, Dana, serta aplikasi Livin’ Sukha.
“Dengan berbagai kebijakan ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 lebih tertib dan nyaman tanpa hambatan antrean panjang di pelabuhan,” pungkas Shelvy.
Baca juga: Mahendra Utama Puji Erick Thohir, Dukung Achmad Baidowi di ASDP





Lappung Media Network