Lappung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi melantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Pelantikan ini bertujuan untuk mengisi posisi strategis dan mendorong akselerasi birokrasi yang lebih melayani.
Baca juga : Gubernur Lampung Rombak Eselon III, 59 Pejabat Dilantik
Prosesi pengambilan sumpah jabatan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur pada Rabu, 16 Juli 2025 ini menjadi penanda awal bagi para pejabat baru untuk menjalankan tugasnya.
Adapun ketiga pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor : 800.1.3.3/3553/VI.04/2025 adalah:
Meiry Harika Sari, S.STP., M.M. sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Lampung.
Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M.** sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Lampung.
Tina Malinda, S.Sos., M.M.** sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang menuntut integritas dan semangat perubahan.
Baca juga : Peluang di Sektor Pangan, Gubernur Lampung Arahkan HIPMI ke 3 Komoditas Utama
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak lagi diukur dari perencanaan semata.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari rencana di atas kertas, tetapi sejauh mana program benar-benar memberi manfaat langsung bagi rakyat,” tegas Gubernur Mirza.
Gubernur Mirza juga menyoroti tantangan transformasi birokrasi di era digital.
Ia mendorong jajarannya untuk berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi guna menciptakan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
Baca juga : 2 Tahun Lagi, Gubernur Mirza Janji Jalan Mulus di Seluruh Lampung
“Masyarakat butuh solusi, pelayanan yang sigap, dan mudah diakses.
“Kita pun harus berani melangkah, beradaptasi, dan berpikir kreatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Secara khusus, Gubernur mengingatkan esensi dari aparatur sipil negara (ASN).
Ia menegaskan bahwa paradigma birokrasi yang rumit dan berbelit-belit harus segera ditinggalkan.
“Masyarakat tidak ingin berhadapan dengan birokrasi yang rumit. Ingat, ASN harus menjadi pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Mirza berpesan agar para pejabat yang baru dilantik menjadi teladan, berani mengambil keputusan tepat, dan menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing.
“Selamat bekerja. Semoga setiap langkah yang diambil selalu membawa perubahan positif dan keberkahan bagi pembangunan Lampung,” pungkasnya.
Baca juga : Gubernur Mirza Pinang Bhayangkara FC, Dongkrak Sepak Bola Lampung





Lappung Media Network