Lappung – Puisi ini merupakan sebuah ekspresi apresiasi sosial dan politik terhadap kebijakan ekonomi pemerintah pada bulan Februari 2026, khususnya terkait penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Penulis menyoroti penurunan harga BBM non subsidi (seperti Pertamax dan Dexlite) sebagai kabar terang yang meringankan beban rakyat.
Di sisi lain, penulis juga memuji keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga Pertalite di angka Rp10.000 per liter, yang digambarkan sebagai tameng atau perlindungan bagi masyarakat ekonomi lemah di tengah ketidakpastian kondisi global.
Secara lebih luas, puisi ini menggambarkan dampak berganda (multiplier effect) dari kebijakan energi tersebut terhadap sektor riil.
Penulis melukiskan suasana optimisme di mana UMKM, nelayan, dan sektor logistik dapat bernapas lega karena biaya operasional yang lebih ringan.
Stabilitas harga listrik juga disinggung sebagai faktor penunjang ketenangan rumah tangga.
Puisi ditutup dengan ajakan patriotik untuk memanfaatkan momentum perbaikan ekonomi ini dengan mendukung produk dalam negeri, serta secara spesifik didedikasikan sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan kabinetnya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Februari 2026, BBM Turun! Ini Bukti Pemerintah Dengar Rakyat
Di papan SPBU, angka berubah riang,
Februari datang dengan kabar terang.
BBM turun, kerja nyata dijalankan,
Untuk rakyat kecil, beban dikurangi.
Pertamax, Dexlite, harganya merundung,
Efisiensi Pertamina, jantung berdetak kencang.
Pertalite bertahan, sepuluh ribu per liter,
Tameng bagi yang lemah, di tengah badai dunia.
UMKM bernapas, nelayan tersenyum lega,
Biaya logistik ringan, lumbung kembali berisi.
Listrik stabil, tak goncang anggaran rumah tangga,
Kepastian di tengah zaman yang penuh tanya.
Inilah bukti, bukan sekadar wacana,
Ekonomi kerakyatan bukan fantasia.
Manfaatkan momentum, dukung produk negeri,
Untuk Indonesia mandiri, yang sejahtera merata.
Penulis: Mahendra Utama
Puisi ini saya dedikasikan untuk Prabowo Subianto dan Tim Kabinet atas kinerja menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.





Lappung Media Network