Lappung.COM – Simak Artikel OpiniMahe edisi kali ini, topik utama pembahasannya: Beasiswa Desa Wonomarto: BUMDes dan Sumbangan Warga untuk SDM Unggul.
Beasiswa Desa Wonomarto: BUMDes dan Sumbangan Warga untuk SDM Unggul
Oleh: Mahendra Utama*
Alhamdulillahirobbilalamin. Satu lagi putra terbaik Desa Wonomarto menyelesaikan program S2 di Semarang.
Ia adalah alumni program beasiswa desa yang sejak 2018 telah meluluskan 7 sarjana, dengan 17 mahasiswa aktif di Universitas Bandar Lampung dan STIS Yogyakarta.
Bantuan Nyata, Bukan Sekadar Retorika
Kepala Desa Wonomarto, Waskito, menyampaikan bahwa desa memberikan bantuan biaya kost/tempat tinggal sebesar Rp2.000.000/tahun/mahasiswa. “Informasi ini kami sampaikan sebagai bentuk transparansi,” ujarnya (22/05/2026).
Anang Risgiyanto, Kepala Bappeda Lampung, mengomentari, “Wah.. keren ini mas.” Sementara Ardiansyah, TPP Gubernur Lampung, menambahkan, “Mantaap banget…”
Teori Manfaat: Modal Sosial dan Investasi SDM
Program ini bersumber dari BUMDes dan sumbangan kepedulian warga. Secara teori, ini menerapkan modal sosial (Pierre Bourdieu) gotong royong yang diubah menjadi akses pendidikan.
Ditambah teori human capital (Becker): biaya kost mengurangi beban mahasiswa, sehingga fokus belajar meningkat.
Dampaknya, lulusan kembali membangun desa, menciptakan siklus peningkatan kualitas SDM lokal.
Desa Wonomarto membuktikan bahwa kemandirian fiskal desa, ditopang BUMDes dan partisipasi warga, bisa mencetak generasi unggul tanpa menunggu pemerintah pusat. Ini preseden bagi desa lain di Lampung Utara. (*)
————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah TPP Gubernur Lampung Bidang Perindustrian dan Perdagangan.





Lappung Media Network