Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan.
7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan
Oleh: Mahendra Utama*
Kebijakan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang memprioritaskan perbaikan jalan pada jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan bukan sekadar proyek pembangunan fisik.
Dari sudut pandang ekonomi pembangunan, langkah tersebut memiliki dasar yang kuat dan rasional.
Ekonom Albert O. Hirschman melalui teori Social Overhead Capital menjelaskan bahwa infrastruktur merupakan modal dasar yang mampu mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif.
Jalan yang baik akan menurunkan biaya ekonomi, meningkatkan mobilitas barang, serta mempercepat aktivitas produksi dan perdagangan.
Mengapa Jalan Distribusi Menjadi Prioritas?
1. Menopang Tulang Punggung Ekonomi Lampung.
Pertanian dan perkebunan merupakan sektor utama perekonomian Lampung. Karena itu, akses jalan yang baik menjadi kebutuhan mendasar bagi petani dan pelaku usaha.
2. Menekan Biaya Logistik.
Kerusakan jalan menyebabkan biaya angkut meningkat. Ketika jalan diperbaiki, biaya distribusi turun dan keuntungan petani dapat meningkat.
3. Mengurangi Kerugian Hasil Panen.
Komoditas pertanian memiliki batas waktu distribusi. Jalan yang baik mempercepat pengiriman sehingga risiko kerusakan hasil panen dapat diminimalkan.
4. Meningkatkan Daya Saing Komoditas.
Lampung dikenal sebagai penghasil singkong, kopi, jagung, dan padi. Infrastruktur yang memadai membuat produk-produk tersebut lebih kompetitif di pasar nasional maupun ekspor.
5. Mendukung Hilirisasi Industri.
Pembangunan industri pengolahan membutuhkan akses bahan baku yang lancar. Jalan yang baik menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor.
6. Menggerakkan Ekonomi Pedesaan.
Jalan bukan hanya digunakan untuk mengangkut hasil panen. Infrastruktur ini juga membuka akses pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan berbagai layanan publik lainnya.
7. Menciptakan Efek Berganda Ekonomi.
Perbaikan jalan menghasilkan multiplier effect yang luas. Aktivitas konstruksi, transportasi, perdagangan, hingga investasi baru akan tumbuh seiring meningkatnya konektivitas wilayah.
Infrastruktur untuk Kesejahteraan
Gubernur Mirza pernah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar mengejar capaian fisik, melainkan bagian dari strategi memperkuat kesejahteraan rakyat.
Dalam konteks Lampung sebagai daerah agraris, memperbaiki jalan distribusi bukan hanya keputusan yang tepat, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
—————————————————————–
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network