Antara lain penyaluran KUR kepada 78 debitur di 3 wilayah desa dengan total penyaluran sebesar Rp4,56 miliar oleh Bank Lampung dan BRI.
Penambahan 6 agen Laku Pandai, Brilink dan L-smart, penyerahan 2.300 lembar saham, pembukaan galeri investasi desa.
Baca juga : Gubernur Lampung Genjot Pembangunan Infrastruktur dan Jalan
Hingga penandatanganan komitmen pencanangan literasi dan inklusi pasar modal kepada 1000 perangkat masyarakat desa.
“Juga nanti kita meresmikan pengelolaan Bank Sampah yang terintegrasi layanan keuangan,” lanjutnya
Ia juga melaporkan bahwa OJK bersama Pemprov Lampung dan pemerintah kabupaten/kota terus melakukan kerjasama.
Antara lain optimalisasi penyaluran KUR yang dalam 4 tahun terakhir ini terus meningkat dan selalu melebihi target di atas 100 persen.
Dari mulai Rp5,33 triliun realisasi tahun 2020 realisasi 104 persen, tahun 2021 Rp7,11 triliun dengan realisasi 119 persen, tahun 2022 Rp10,9 triliun dengan realisasi 105,11 persen.
Dan tahun 2023 targetnya sudah meningkat menjadi Rp12,48 triliun, dan diharapkan juga nanti bisa melebihi target yang direncanakan.
Di tempat yang sama Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK RI, Friderica Widyasari, turu memberikan apresiasi.
Dia mengatakan bahwa TPAKD diharapkan dapat mendukung amanat presiden dalam peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020.
Tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2021.
Tentang Pelaksanaan Strategi Nasional Keuangan Inklusif guna mendukung target inklusi keuangan tahun 2024 sebesar 90 persen.
Diketahui, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyaluran KUR secara simbolis kepada 12 orang warga Desa Wisata Kelawi.
Di mana sebelumnya Desa Kelawi juga diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Yang menjadikan Desa Kelawi sebagai salah satu desa wisata terbaik dari 75 desa se-Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).
Baca juga : Ancaman El Nino, Lampung Penyangga Pasokan Pangan Nasional
