Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » BPS: Suku Batak dan Minangkabau Ungguli Pendidikan Sarjana di Indonesia

    BPS: Suku Batak dan Minangkabau Ungguli Pendidikan Sarjana di Indonesia

    by Irzon Dwi Darma
    25/01/2025
    in Gaya Hidup
    BPS: Suku Batak dan Minangkabau Ungguli Pendidikan Sarjana di Indonesia

    Ilustrasi kelulusan mahasiswa. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – BPS sebut Suku Batak dan Minangkabau ungguli pendidikan sarjana di Indonesia.

    Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis data menarik terkait tingkat pendidikan di Indonesia pada 2024.

    Baca juga : BPS: Anak Lampung Cuma Lulus SMA

    Salah satu sorotan utama adalah daftar 10 suku dengan jumlah lulusan sarjana (S1) terbanyak di Indonesia.

    Hasilnya, suku Batak memimpin dengan persentase lulusan sarjana mencapai 18,02 persen, mengungguli suku-suku lain di Nusantara.

    Berikut ini daftar lengkap suku dengan lulusan sarjana terbanyak menurut BPS:

    • Batak: 18,02 persen
    • Minangkabau: 18,00 persen
    • Bali: 14,54 persen
    • Bugis: 14,54 persen
    • Betawi: 14,38 persen
    • Melayu: 12,67 persen
    • Banjar: 11,24 persen
    • Jawa: 9,56 persen
    • Sunda: 7,59 persen
    • Madura: 4,15 persen

    Suku Batak Pimpin, Minangkabau Mengekor

    Data tersebut menunjukkan dominasi suku Batak dan Minangkabau dalam hal pendidikan tinggi.

    Baca juga : Lampung Kalah Saing, 3 Tahun Berturut-turut di Posisi Buncit IPM se-Sumatera

    Dua suku ini dikenal memiliki tradisi pendidikan yang kuat, ditambah dengan semangat merantau yang memotivasi mereka untuk mengejar gelar sarjana.

    Tak hanya Batak dan Minangkabau, suku Bali dan Bugis juga mencatat persentase yang sama, yaitu 14,54 persen, menempati posisi ketiga.

    Sementara itu, suku Jawa dan Sunda yang merupakan kelompok etnis terbesar di Indonesia justru mencatat persentase yang lebih rendah, masing-masing 9,56 persen dan 7,59 persen .

    BPS juga mencatat bahwa pendidikan tinggi menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan manusia.

    Baca juga : Kemiskinan di Perkotaan Lampung Menurun, Pedesaan Alami Kenaikan

    Dengan pendidikan yang baik, individu tak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga mengembangkan pola pikir, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk bersaing di dunia global

    BPS: Suku Batak dan Minangkabau Ungguli Pendidikan Sarjana di Indonesia

    Di era teknologi dan inovasi yang berkembang pesat, lulusan pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membawa perubahan positif.

    Pendidikan tinggi juga dianggap sebagai jalan untuk memutus rantai kemiskinan dan menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.

    Namun, akses pendidikan harus merata di semua wilayah Indonesia agar peluang pendidikan tinggi tidak hanya didominasi oleh suku tertentu.

    Meski demikian, pendidikan bukan semata soal persentase atau angka.

    Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memanfaatkan pendidikan untuk mengembangkan diri dan memberi kontribusi bagi lingkungan sekitar.

    Baca juga : Lampung Tutup Tahun dengan Inflasi 1,57 Persen, Komoditas Makanan Mendominasi

    Tags: BPSLampungPendidikanSarjanaSuku BatakSuku Minangkabau
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Total Rp374 Juta Dikembalikan dalam Kasus Korupsi Hibah LPTQ Pringsewu

    Next Post

    Bonus Rp20 Miliar untuk Atlet Lampung PON 2024 Dibagikan Februari 2025

    Related Posts

    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Menghubungkan Tokoh Bangsa dan Daerah dalam Peta Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Harmoni dan Sejarah: Urgensi Penataan Nama Jalan di Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Potensi Rute Penerbangan Langsung Radin Inten II Menuju Konektivitas Global

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Dampak Sosial PSEL Lampung: Solusi TPA dan Kesehatan Publik

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Proyek PSEL Lampung: Mengubah Beban Sampah Menjadi Peluang Ekonomi Daerah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Surplus Unggas Lampung Tembus Pasar Global, Danantara Gelontorkan Rp20 Triliun

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version