“Dari ide ini, aku berharap dapat membantu lebih banyak orang meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk segala usia dan latar belakang,” kata dia, Selasa, 7 November 2023.
Baca juga : Unila Kukuhkan 117 Insinyur PSPPI
Semangatnya untuk terus belajar dan berkontribusi di dunia pendidikan membawanya ke Harvard University, tempat dia saat ini menjalani program Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA).
Ivanna mendengar program FLTA dari berbagai sumber, dan ini sejalan dengan latar belakangnya sebagai guru bahasa.
Tujuannya adalah mengajar Bahasa Indonesia kepada Penutur Asing (BIPA) di universitas di Amerika Serikat.
Persiapannya memakan waktu 3 bulan, termasuk persiapan TOEFL ITP, penulisan esai, surat rekomendasi, dan berbagai dokumen lainnya.
Setelah melewati tahap seleksi yang ketat, dia berangkat ke Harvard University pada Agustus 2023.
Bekerja sebagai pengajar Bahasa Indonesia di Harvard memberikan Ivanna pengalaman berharga.
Dia mengajar mahasiswa asing yang sangat antusias dalam memahami budaya dan ilmu pengetahuan Indonesia.
Pengalaman ini membuatnya semakin semangat dalam mengajar dan terus menjadi pengajar yang lebih baik setiap harinya.
Selama menjalani program di Harvard, Ivanna juga aktif terlibat dalam diskusi tentang budaya Indonesia dan menghadiri berbagai acara, seperti Indo Food Festival di Boston.
Dia menilai lingkungan di Harvard sangat profesional dan mendukung pengembangan diri melalui pendekatan interaktif dan berfokus pada diskusi.
Ivanna mengatakan, program FLTA telah memberikan kontribusi berharga dalam perkembangan kariernya, terutama dalam bidang pendidikan dan bahasa, erta memperluas jaringan internasional.
Dia berencana untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan bahasa dengan mengembangkan lebih banyak program pendidikan bahasa lewat WITH English atau universitas di Indonesia.
Sambil menyelesaikan tugasnya di Harvard, Ivanna memberikan pesan kepada para mahasiswa yang bercita-cita untuk mengejar karier atau belajar di luar negeri.
“Teruslah bersemangat mengejar mimpi dan jangan ragu mencari peluang.
“Setiap individu memiliki keunikan, tugas kita adalah menemukannya dan mengkomunikasikannya dalam esai motivasi,” ungkapnya.
Kisah sukses Ivanna Zakiyah adalah contoh nyata bahwa tekad dan usaha keras dapat mengantarkan seseorang menuju impian mereka hingga ke Harvard University.
Semangatnya untuk terus belajar dan berkontribusi dalam bidang pendidikan dan bahasa merupakan inspirasi bagi banyak mahasiswa dan individu yang memiliki impian serupa.
Baca juga : Arinal Hibahkan 150 Hektar Lahan Kota Baru ke Unila





Lappung Media Network