Lappung – Kartu BPJS tiba-tiba nonaktif buat warga Lampung terancam gagal berobat.
Keluhan masyarakat tentang kartu BPJS Kesehatan yang mendadak tidak aktif semakin marak di Lampung.
Baca juga : Jalan Rusak dan Birokrasi Berbelit Jadi Keluhan Utama Warga Tubaba di Ombudsman
Padahal, iuran kepesertaan mereka ditanggung pemerintah. Akibatnya, banyak warga terancam tak bisa mendapatkan layanan kesehatan tepat waktu.
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Seh Ajeman, menyatakan pihaknya menerima banyak pengaduan terkait masalah ini saat melakukan reses di Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat.
“Banyak warga yang kaget ketika kartu BPJS mereka tidak bisa digunakan di fasilitas kesehatan.
“Padahal, mereka yakin iurannya ditanggung pemerintah,” ujar Seh Ajeman, Kamis, 19 Desember 2024.
Menurutnya, persoalan ini muncul karena sebagian besar masyarakat jarang memeriksa status kepesertaan BPJS mereka.
Baca juga : Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!
Mereka baru menyadari kartu tidak aktif saat hendak digunakan untuk berobat.
Kartu BPJS Tiba-tiba Nonaktif Warga Lampung Terancam Gagal Berobat
Seh Ajeman, yang juga Sekretaris DPW PKB Lampung, menegaskan pihaknya akan segera membahas persoalan ini dalam rapat bersama dinas sosial dan BPJS Kesehatan.
“Kami tidak ingin ada warga yang dirugikan. Kami akan panggil BPJS dan dinas sosial untuk mencari tahu akar masalahnya dan menemukan solusi secepatnya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih aktif memeriksa keaktifan kartu BPJS mereka, meskipun sedang tidak digunakan.
“Warga harus rajin mengecek kartu BPJS agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan pelayanan medis,” jelasnya.
Butuh Kepastian Hak Kesehatan Warga
Masalah ini dinilai mendesak karena menyangkut hak kesehatan masyarakat.
Baca juga : Jembatan Rusak di Jalinsum Lampung Utara, Pengguna Jalan Diimbau Ekstra Hati-hati
Banyak warga, khususnya dari kalangan kurang mampu, sangat bergantung pada fasilitas BPJS untuk mendapatkan pengobatan gratis atau bersubsidi.
Seh Ajeman berharap koordinasi dengan pihak terkait bisa memberikan kepastian dan solusi nyata bagi masyarakat Lampung.
“Mudah-mudahan masalah ini bisa segera diselesaikan agar warga bisa benar-benar merasakan manfaat dari program BPJS Kesehatan,” tutupnya.
Sementara menunggu solusi dari pemerintah, masyarakat disarankan untuk rutin mengecek status kartu BPJS melalui aplikasi atau kantor BPJS terdekat.
Hal ini untuk memastikan kartu tetap aktif dan bisa digunakan kapan saja saat dibutuhkan.
Baca juga : Hari Radang Sendi: Komunitas Odapus Lampung Minta Pemda Sediakan Alat Kepadatan Tulang





Lappung Media Network