Untuk mendukung program ini, Kementan memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian, benih, dan kebutuhan lainnya.
“Tadi ada permohonan 3 unit traktor, combain harvester, dan pompa untuk lahan seluas seribu hektar di balik gunung yang dapat ditanam tiga kali dalam setahun jika diberi pompa,” tutur Amran.
Mentan dan Wakasal Pacu Produksi Pangan di Lampung
Sementara, Wakasal, Laksamana Madya TNI Erwin S Aldhedarma, menegaskan komitmen TNI AL untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
“Sinergi dengan Kementan adalah bentuk komitmen TNI AL yang tidak hanya menegakkan kedaulatan dan keamanan negara, tapi juga meningkatkan ketahanan pangan.
“TNI AL dapat berbuat lebih banyak dalam mendorong produksi pangan nasional karena memiliki fasilitas dan lahan tidur yang cukup luas,” jelasnya.
Baca juga : Ekspor Lampung Naik, Neraca Perdagangan Surplus
Ia juga berharap bahwa kehadiran Menteri Pertanian serta dukungan dari Gubernur Lampung dan Ketua Komisi IV DPR RI akan semakin memperkuat upaya TNI AL.
Hal itu dalam menghasilkan pangan dan menyediakan makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap program akselerasi pangan yang digagas oleh Mentan Amran.
Ia optimis peningkatan produksi pangan dapat terwujud mengingat kinerja luar biasa Mentan Amran selama memimpin Kementan sebelumnya.
“Saya kenal Pak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hampir sembilan tahun.
“Kinerjanya luar biasa. Program Presiden Jokowi bagus dan siap dilanjutkan Presiden terpilih. Kami mendukung penuh,” beber Sudin.
Selain panen raya, kegiatan ini juga mencakup peninjauan lahan ketahanan pangan dan penebaran benih ikan.
Serta panen ikan bawal bintang di Keramba Jaring Apung yang dikembangkan Lanal Lampung dan Brigif 4 Marinir/BS.
Lahan ketahanan pangan milik TNI AL di Lampung seluas 1.182 hektar mencakup lahan jagung, padi, hortikultura, serta perkebunan pisang, alpukat, dan kelapa.
Mentan Amran menyerahkan bantuan simbolis berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk mengoptimalkan proses produksi pertanian, serta pelaksanaan makan bergizi gratis bagi siswa sekolah.
Baca juga : Stabilitas Keamanan Dorong Investasi di Bandarlampung





Lappung Media Network