Sementara itu Kadis Kominfo Subehi, juga menyampaikan gambaran dari kondisi internet yang ada di Dinas Kominfo Metro.
“Saat ini sudah hampir 100% akses internet di OPD dan Kelurahan di Kota Metro sudah memakai kabel fiber optik,” kata dia.
“Tetapi ada 2 (dua) Kelurahan yang belum memakai kabel fiber optik, ada 180 akses poin yang sudah dijalankan,” ucap dia.
“Selain itu Pemerintah juga melayani WiFi publik dengan kapasitas bandwidth hanya 350 Mbps, ke depan sudah ada untuk pengembangan Mbps menunjukan bandwidth yang besar karena banyak pelayanan” tutur Subehi.
“Saya berharap kehadiran PT Telkom, dapat membantu percepatan smart city,” harap dia.
General Manager (GM) PT. Telkom Witel Lampung, Sosila Shan Sihombing, menyampaikan tujuan penawaran satu Data Platform Bigbox Telkom Lampung untuk mendukung program Satu Data Indonesia yang dicetuskan pemerintah.
“Tujuan kedatangan PT. Telkom ini tidak lain yakni untuk bersilaturahmi kepada Walikota Metro, sekaligus membahas mengenai penawaran satu Data Platform Bigbox Telkom dalam tata kelola Pemerintahan di Kota Metro,” kata dia.
“PT. Telkom sebagai BUMN penanggung jawab smart city berkomitmen mendukung pengembangan smart city di wilayah Lampung khususnya Kota Metro,” jelasnya.
Baca Juga : Wali Kota Metro Menyerahkan 319 SK Pengangkatan CPNS dan PPPK
PT Telkom juga memiliki sebuah layanan pengembangan smart city yang dapat digunakan stakeholder khususnya, Pemerintah Daerah.
Maka dengan adanya program Smart City ini maka akan memberikan kemudahan bagi Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan publik berbasis digitalisasi kepada masyarakat.





Lappung Media Network