Hasil dari Sensus Pertanian 2023 (ST2023) menunjukkan bahwa di Lampung, yang dilihat pada Kamis, 21 Desember 2023, petani milenial tersebar di 15 kabupaten/kota dengan jumlah yang bervariasi.
Lampung Tengah menonjol sebagai daerah dengan jumlah petani milenial terbanyak, yaitu 60.285 orang, atau sekitar 17,86 persen dari total petani milenial di Lampung.
Baca juga : Petani Kelengkeng Lampung Terapkan Fertilizing Root Trainer, Picu Produksi Buah
Sementara itu, Lampung Timur dan Kabupaten Selatan juga memiliki jumlah petani milenial yang signifikan.
Dengan masing-masing 48.622 orang atau 14,41 persen dan 33.710 orang atau 9,99 persen.
Pada ujung lain spektrum, Kota Bandarlampung dan Kota Metro memiliki jumlah petani milenial paling sedikit, yaitu 1.673 dan 1.224 orang.
Daerah-daerah lain di Lampung juga menunjukkan keberadaan petani milenial.
Seperti di Waykanan 27.505 orang, Tanggamus 26.452, Lampung Utara 25.431, dan Tulang Bawang 22.822.
Lampung Barat, Tulangbawang Barat, Pesawaran, Mesuji, Pringsewu, dan Pesisir Barat juga memberikan kontribusi yang penting.
Dengan jumlah berkisar antara 9.872 hingga 21.041 petani milenial.
Menariknya, petani yang berusia lebih dari 39 tahun dan menggunakan teknologi digital mencapai 611.738 orang atau 45,64 persen.
Menunjukkan integrasi teknologi dalam praktik pertanian yang luas di kalangan petani yang lebih berumur.
Sebaliknya, petani yang berumur kurang dari 19 tahun dan menggunakan teknologi digital hanya berjumlah 296 orang atau 0,02 persen.
Keberadaan petani milenial di Lampung dan integrasi teknologi digital di kalangan petani dari berbagai usia menunjukkan pergeseran penting dalam dinamika sektor pertanian.
Ini mengindikasikan adanya potensi yang besar bagi pertanian yang lebih modern dan efisien di masa depan.
Sejalan dengan visi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.
Baca juga : Kementan-Komisi IV DPR Dorong Petani Lampung Tingkatkan Mutu





Lappung Media Network