Rektor UTI: Pengangguran Anak Muda Jadi Ancaman Nyata
Berdasarkan data analisa, sebanyak 9,9 juta (22,25 persen) anak muda usia 15-24 tahun tidak sedang bekerja, bersekolah, atau mengikuti pelatihan.
“Tingginya jumlah anak muda yang tidak memiliki aktivitas tersebut akan menjadi bom waktu di masa depan,” tegasnya.
Untuk mengatasi masalah ini, Nasrullah menggarisbawahi pentingnya pendidikan kepemimpinan dan manajemen bagi generasi muda.
Ia menekankan bahwa kemampuan untuk memimpin dan mengelola bukan hanya diperlukan untuk mengatur orang lain.
Tetapi juga penting untuk pengembangan diri sendiri.
Baca juga : 50 Persen Pemilih di Lampung Kelompok Muda
“Definisi seorang pemimpin adalah mampu membuat manusia lainnya bergerak untuk memenuhi pencapaian hidupnya.
“Kepemimpinan adalah proses di mana satu individu mempengaruhi yang lain menuju pencapaian yang ditentukan,” jelasnya.
Nasrullah juga berbagi beberapa contoh konkret dari upaya UTI dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.
Salah satunya adalah melalui kegiatan Academic Expo.
Di mana inovasi-inovasi mahasiswa dipamerkan dan mendapatkan tanggapan positif, serta dikembangkan untuk dihilirisasi kepada masyarakat.
“Ini adalah salah satu cara kami untuk memastikan bahwa mahasiswa kami siap menghadapi dunia kerja dan mampu berkontribusi secara nyata kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan semangat yang terpancar dari para mahasiswa dan strategi yang dipaparkan oleh Dr Nasrullah, UTI optimis dapat mencetak generasi pemimpin masa depan yang tangguh.
Juga siap menghadapi berbagai tantangan, menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Dominasi Gen Z dan Milenial. IPNU IPPNU Lampung Sosialisasi Pendidikan Politik





Lappung Media Network