Baca juga : Pesawaran Bumi Wisata Sejuta Pesona
“Gigi hiu ini mystical dan eksotis. Bentuk karangnya unik. Bisa dibandingkan dengan pemandangan di Islandia,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Bobby Irawan mengatakan bahwa acara sharing session ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para finalis.
Tak lain untuk mengikuti ajang pemilihan Muli Mekhanai Lampung 2023.
“Kami berharap para finalis dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diberikan oleh para pembicara untuk menjadi Muli Mekhanai Lampung yang berkualitas,” ujar Bobby.
Sharing Season Muli Mekhanai Lampung 2023
Bobby menjelaskan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap para generasi muda, khususnya finalis Muli Mekhanai Lampung 2023 semakin peduli, mengenal dan mencintai daerah Lampung.
“Gubernur berpesan, seluruh finalis harus mengenal kekayaan alam, keragaman seni, budaya yang dimiliki Lampung.
Tak berhenti sampai disitu, mereka juga harus secara aktif mempromosikan daerahnya di berbagai kesempatan. Termasuk di media sosial,” terangnya.
Ia pun berharap, kehadiran Naomi Natalia dan Rio Motret ini bisa menginspirasi mereka.
Sehingga Muli Mekhanai Lampung bisa membuat konten kreatif dan unik mengenai pariwisata Lampung di kanal media sosial mereka masing-masing.
Diketahui, acara sharing session itu berlangsung selama 2 jam lamanya.
Para finalis pun terlihat antusias mengikuti acara dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada pembicara.
Untuk Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Lampung 2023, akan dilangsungkan tanggal 21 September 2023 di Ballroom Hotel Radisson Lampung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Festival Parekraf Lampung 2023.
Baca juga : Bobby Irawan Kampanyekan Wisata Mangrove Labuhan Maringgai





Lappung Media Network