Lappung – Tim softball alumni SMAN 2 Bandarlampung, Smanda Old Star 1993, memulai langkah mereka dengan hasil gemilang di ajang bergengsi High School Legend 2025.
Dalam laga perdana yang berlangsung ketat, tim asal Lampung ini berhasil menundukkan SMAN 7 Bandung di Lapangan Softball Senayan, Jakarta, Jumat, 3 Oktober 2025.
Baca juga : Bukan Cuma Bisnis, 4 Konglomerat Ini Juga Raja di Dunia Kampus
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Smanda 93 untuk melanjutkan perjuangan di turnamen softball nasional antar-alumni SMA paling bergengsi di Indonesia tersebut.
Laga Pembuka
Pertandingan antara Smanda 93 dan SMAN 7 Bandung berlangsung penuh tensi sejak inning pertama.
Kedua tim menunjukkan permainan agresif dan saling jual beli serangan.
Namun, solidnya pertahanan yang digalang para pemain Smanda 93 serta pukulan-pukulan efektif berhasil mengamankan angka krusial.
Meski mendapat perlawanan sengit, Smanda 93 mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan dan memastikan kemenangan perdana mereka.
“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan perdana. Hasil ini adalah buah dari kekompakan, kerja sama tim, dan dukungan penuh para alumni,” ujar Kapten Tim Smanda Old Star 1993, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
“Semoga ke depan kami bisa terus konsisten,” tambahnya.
Baca juga : Sarasehan Aktivis 98: Prof Dasco hingga Puan Maharani Siap Urun Pendapat
Turnamen High School Legend 2025 yang digelar pada 3–5 Oktober sendiri, mempertemukan tim-tim alumni SMA dari berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Lampung, hingga Riau.
Ajang ini tidak hanya menjadi arena adu gengsi, tetapi juga wadah untuk silaturahmi dan nostalgia.
Semangat inilah yang dibawa oleh tim Smanda 93.
Ketua tim menegaskan bahwa keikutsertaan mereka bukan semata untuk mengejar gelar juara, melainkan untuk menjaga persaudaraan yang telah terjalin puluhan tahun.
“Bagi kami, menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah kebersamaan, sportivitas, dan menjunjung tinggi nama baik almamater,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Smanda 93 semakin percaya diri menatap tiga laga berat berikutnya di babak penyisihan, yakni melawan SMA High Scope Jakarta, SMAN 2 Bogor, dan SMA 3 Jakarta.
Baca juga : Ari Yusuf Amir Pimpin IKA UII 2025-2030, Siap Bergerak Membangun Negeri
