Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Tiga Jurus Jitu Dorong Sukun Lampung Jadi Primadona Industri.
Tiga Jurus Jitu Dorong Sukun Lampung Jadi Primadona Industri
Oleh: Mahendra Utama*
Dari Pemetaan Sentra hingga Produk Turunan Bernilai Tambah
Jika Lampung serius mendorong sukun sebagai komoditas industri, ada tiga langkah strategis yang harus diambil.
Pertama, pemetaan sentra produksi komprehensif. Mahendra Utama menegaskan pemetaan adalah kunci agar program bantuan dan hilirisasi bisa efektif.
“Pemerintah daerah perlu segera memetakan sentra produksi. Dengan basis data akurat, intervensi kebijakan dan pengembangan kawasan bisa tepat sasaran”.
Kedua, bangun ekosistem industri hulu-hilir. Mengutip teori Agricultural Industrialization Davis & Langham (1995), industrialisasi pertanian butuh integrasi vertikal.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menargetkan industri pengolahan naik dua kali lipat, sejalan dengan arahan Presiden agar Lampung menjadi provinsi tujuan hilirisasi pangan nasional.
Bappenas pun berkomitmen mendukung Lampung sebagai pusat hilirisasi pertanian.
Ketiga, ciptakan produk turunan beragam. Tekstur sukun yang menyerupai roti membuatnya serbaguna.
Produk yang bisa dikembangkan: tepung sukun bebas gluten sebagai substitusi gandum, keripik sukun varian modern (balado, keju, pedas manis), cookies berbasis tepung sukun, serta beras analog.
Kementerian Perindustrian mencatat produk olahan buah lokal berpotensi ekspor besar sebagai snack tropical.
Namun, apakah produksi yang ada cukup untuk industrialisasi? Simak artikel penutup. (*)
—————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.
