Lappung – Diterjang ombak dan hilang selama 6 jam, 2 pemancing ditemukan tewas di perairan Pesawaran.
2 pemancing asal Susunan Baru, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, dilaporkan tenggelam pada Minggu, 2 Juli 2023, di perairan Pesawaran.
Baca juga : 2 Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Pantai Badak Limau Ditemukan
Dalam upaya penyelamatan yang intensif, kedua korban akhirnya ditemukan oleh tim penyelamat setelah 6 jam dinyatakan hilang.
Tetapi sayangnya, keduanya sudah tidak bernyawa dan ditemukan dalam keadaan berpelukan.
Kasat Polairud Polres Pesawaran Iptu Suwartono membenarkan soal informasi ini.
Ia mengatakan bahwa korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD Dr A Dadi Tjokrodipo, Bandarlampung.
Menurut Suwartono, peristiwa ini bermula sekira pukul 07.10 WIB. Saat itu petugas mendapat informasi bahwa ada 4 pemancing yang hilang.
Baca juga : Pergi Memancing, Warga Batanghari Nuban Ditemukan Tewas Tenggelam
“Perahu ini berisi 4 orang, yakni Rusman dan Yanuar (selamat) dan korban adalah Wisnu Saputra serta Kristianto yang juga kakak beradik,” ungkapnya, Minggu, 2 Juli 2023.
Dari informasi yang dihimpun, lanjut dia, perahu yang dinahkodai Rusman warga setempat kemasukan air akibat air pasang dan ombak tinggi.
“Karena panik dan tak bisa berenang mereka terjun dan melompat ke laut,” kata dia.
Ketika itu, sambung Suwartono, Rusman dan Yanuar berupaya berenang ke pinggir pantai dan mencari bantuan.
Baca juga : Tenggelam Saat Memancing, Warga Kota Metro Ditemukan Tewas di Sungai Bungur
“Wisnu dan Kristianto saat itu terlihat berusaha mengapung tapi tidak lama kemudian sudah tidak terlihat lagi,” ujar dia.
Diterjang ombak dan hilang 6 jam, 2 pemancing ditemukan tewas di perairan Pesawaran
Sementara, Kasi Ops Basarnas Lampung, Didi Permana menyebut, korban ditemukan sekira pukul 13.00 WIB.
Korban tenggelam ini, ditemukan di depan Pantai Tembikil Mutun dan Pantai Hurun Resort.
Penemuan ini, sebut Didi, berdasarkan kronologis kejadian setelah mendapatkan informasi dari Kasat Polair Polres Pesawaran Iptu Suwartono.
”Korban ditemukan masyarakat setempat bersama tim SAR gabungan, kemudian dievakuasi ke RSUD Dadi Tjokrodipo Bandarlampung,” kata dia.
Didi mengatakan, ditemukannya kedua korban tenggelam itu dalam posisi menyangkut di dasar laut.
Di mana yang satu tengkurap dan satunya terlentang dengan kaki saling mengapit.
”Kedua korban tenggelam saling berpelukan dan terlihat kakinya masih berkaitan,” jelasnya.
Baca juga : Kapal Pengangkut 500 Ton Karet Tenggelam di Perairan Sebuku, 6 Orang Kru Selamat





Lappung Media Network