Lappung – Kembali bertambah, 4 pekon di Lampung Barat kini telah berstatus mandiri dan maju.
4 pekon (desa) di Lampung Barat dinyatakan berstatus mandiri usai telah dirampungkannya pelaksanaan pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) 2023.
Baca juga : Siltap 104 Desa di Pesawaran Cair, Wajib Lengkapi Syarat Ini
Pernyataan tersebut diutarakan Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Lampung Barat, Taswin Parizullah.
Taswin menyebut, ada 4 pekon yang naik level menjadi mandiri.
Yakni, Pekon Sukapura Kecamatan Sumberjaya, Pekon Tambak Jaya kecamatan Way Tenong.
Lalu, Pekon Pagar Dewa Kecamatan Sukau dan Pekon Tribudisukur Kecamatan Kebun Tebu.
Ia menjelaskan, pelaksanaan IDM reguler yang dilakukan setiap pekon yakni sebagai bentuk implementasi dari Permendes Nomor 2 Tahun 2016 tentang IDM.
Baca juga : Buronan Korupsi Dana Desa Braja Sakti Tertangkap, 4 Bulan Sembunyi di Kalteng
Adapun kata Taswin, pendataan IDM dilakukan melalui 3 pendekatan indeks, yakni Indeks Ketahanan Sosial, dan Indeks Ketahanan Ekonomi.
Berikut Indeks Ketahanan Ekologi atau Lingkungan.
“Pendataan pada Indeks Ketahanan Sosial terdiri dari beberapa indikator, di antaranya adalah pendidikan, kesehatan, modal sosial, permukiman,” jelasnya, Selasa, 11 Juli 2023.
Selanjutnya, indikator Indeks Ketahanan Ekonomi, meliputi keragaman produksi masyarakat, akses pusat perdagangan dan pasar.
Hingga akses logistik, akses perbankan serta kredit keterbukaan wilayah.
“Sementara indikator Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan antara lain kualitas lingkungan, bencana alam, dan tanggap bencana,” ujar Taswin.
Adanya penambahan 4 pekon berstatus mandiri kini menambah jumlah menjadi 51 pekon.
Baca juga : Tak Melulu Soal Wisata, Gerindra Soroti Sektor Pertanian di Desa Pahawang
Kenaikan juga terjadi pada status pekon maju yang semula pada tahun 2022 sebanyak 63, kini menjadi 64 dari total keseluruhan 131 pekon.
“Atas capaian tersebut secara otomatis kini pekon yang berstatus berkembang berkurang, dari 21 pekon tinggal 16 pekon lagi,” kata dia.
Taswin berharap, sejumlah pekon dapat mengoptimalkan penganggaran dan kegiatan yang mengarah pada penguatan indikator indeks ketahanan ekonomi.
Sebab, berdasarkan data yang ada, faktor yang paling besar dalam peningkatan skor penilaian hasil IDM di Lampung Barat, masih berfokus pada 2 indeks.
Yaitu, Indeks Ketahanan Sosial dan Indeks Ketahanan Lingkungan.
Bertambah, 4 pekon di Lampung Barat berstatus mandiri
Sementara, Kepala Bappeda Lampung Barat, Agustanto Basmar, mengapresiasi hasil pemutakhiran IDM yang telah dilaksanakan secara objektif dan tepat waktu.
Ia menekankan dan berharap sejumlah pekon yang berstatus maju dan berkembang dapat mencontoh beberapa pekon yang telah naik status.
“Sehingga arah perencanaan pembangunan di pekon kedepan dapat diarahkan pada penguatan indikator yang masih dianggap lemah,” ujar dia.
Baca juga : Sejumlah Desa di Pesawaran Terendam Banjir





Lappung Media Network