Lappung – KKP modelling Kalamo Pulau Pasaran Bandarlampung.
Pemerintah terus berupaya memajukan sektor perikanan melalui program Kampung Nelayan Modern (Kalamo).
Baca juga : Ombudsman Soroti PIT Basis Kuota dan Zona
Hal itu diumumkan Direktur Logistik Direktorat Jenderal Penguatan Sumber Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Berny A Subki.
Berny menyebut, bahwa implementasi Kalamo di Pulau Pasaran, Lampung, telah mencapai tahap penyelesaian.
Menurut Berny, progres pekerjaan mencapai 100 persen pada 26 November 2023, dan running test telah dilakukan untuk memastikan kelancaran program.
“Pekerjaan sudah selesai, dan sudah diresmikan tanpa masalah.
“Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan daya saing sektor perikanan,” ungkapnya, Kamis, 7 Desember 2023.
Baca juga : Panen Udang di Dipasena. Arinal Salurkan Ekskavator dan Kincir Air
Kalamo di Pulau Pasaran memiliki pendekatan khusus dengan menekankan pengolahan ikan teri, ikan hasil tangkapan yang mendominasi di kawasan tersebut.
Tujuan utama program ini adalah meningkatkan daya saing dengan hilirisasi, fokus pada peningkatan mutu produk perikanan yang masih menggunakan metode konvensional.
Berbeda dengan Kalamo di Biak Numfor, Papua, yang dibangun dari nol.
Modelling (proyek percontohan) Kalamo di Lampung dilakukan melalui pemolesan infrastruktur dan inovasi pengelolaan produk perikanan.
Baca juga : Reklamasi Pantai Karang Maritim. PT SJIM Diminta Angkat Kaki
“Ini bertujuan memenuhi standar mutu dan pasar tanpa memulai dari awal,” ungkapnya.
KKP Modelling Kalamo Pulau Pasaran
KKP di Kalamo Pulau Pasaran, Bandarlampung, menyajikan proyek percontohan berupa rumah pengeringan ikan teri, kontrol mutu, diversifikasi dan inovasi pengemasan ikan teri.
Selain itu, juga disediakan gudang beku portable dengan kapasitas 10 ton untuk menyimpan stok ikan teri saat hasil tangkapan melimpah.
Program ini juga mencakup sentra kuliner, kendaraan berpendingin untuk distribusi ikan teri, serta pembentukan koperasi.
Dengan adanya Kalamo, diharapkan sektor perikanan di Pulau Pasaran, Bandarlampung, Lampung, mampu bersaing secara global melalui peningkatan kualitas dan inovasi.
Kehadiran kalamo di Lampung juga memiliki tujuan salah satunya meningkatkan daya saing melalui peningkatan mutu produk (hilirisasi) yang masih menggunakan metode konvensional.
Baca juga : Buka Keran Ekspor UMKM. 3 Provinsi di Sumatera Jalin Kerjasama dengan Lampung





Lappung Media Network