Lappung – Dana Rp7 triliun untuk Lampung ini proyek strategis nasional yang dibangun.
Pemerintah telah menyalurkan dana sebesar Rp7,04 triliun untuk mendukung pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Lampung hingga akhir Oktober 2024.
Baca juga : BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Lampung Hingga 5 Persen di 2025
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lampung dan Bengkulu, Nikodemus Sigit Rahardjo, dilansir pada Kamis, 5 Desember 2024.
“Dukungan pendanaan untuk 4 PSN di Lampung ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan dan kemajuan daerah,” ujar Nikodemus.
Dana Rp7 Triliun untuk Lampung Ini Proyek Strategis Nasional yang Dibangun
4 PSN yang menjadi fokus pendanaan tersebut meliputi dua bendungan dan dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera.
Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur dan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu mendapatkan alokasi dana sebesar Rp1,99 triliun.
Baca juga : Proyek Strategis Nasional 2024 Segera Rampung
Sementara itu, 2 ruas tol, yakni Bakauheni-Terbanggi Besar dan Terbanggi Besar-Pematang Panggang, menyerap anggaran terbesar, yaitu Rp5,52 triliun.
“Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya 2 ruas tersebut, menjadi tulang punggung konektivitas di Sumatera, sekaligus motor penggerak ekonomi daerah,” katanya.
Hibah Barang Milik Negara
Selain dana PSN, pemerintah juga menyerahkan hibah lima jenis Barang Milik Negara (BMN) di Lampung.
Hibah ini meliputi tanah kebun senilai Rp16,41 miliar, kapal patroli senilai Rp147,58 juta, rumah susun untuk aparatur sipil negara (ASN) senilai Rp19,92 miliar.
Lalu, dermaga senilai Rp24,12 miliar, serta sejumlah laptop senilai Rp68,97 juta.
“Kegiatan hibah ini bertujuan mendukung optimalisasi tugas pemerintah daerah dan pengembangan potensi lokal,” tambah Nikodemus.
Aset Negara di Lampung
Lebih lanjut, Nikodemus mengungkapkan bahwa total aset pemerintah di Lampung hingga 31 Oktober 2024 mencapai Rp80,89 triliun dengan 2,47 juta item.
Aset terbesar adalah tanah, sebanyak 2.692 item dengan nilai mencapai Rp54,55 triliun.
Baca juga : Proyek Tol Lampung ke Aceh Butuh Rp425 Triliun
“Pemerintah melihat Lampung sebagai wilayah strategis yang berpotensi besar untuk dikembangkan.
“Pendanaan proyek nasional dan hibah BMN adalah bentuk investasi jangka panjang demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Komitmen Pemerintah
Nikodemus menegaskan, pemerintah pusat terus berkomitmen mendorong pembangunan di Lampung melalui berbagai proyek strategis dan investasi.
“Pendanaan dan pemberian aset ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Dengan dana Rp7,04 triliun dan serangkaian proyek strategis, Lampung diharapkan semakin maju dan mampu memanfaatkan potensi ekonominya untuk kemakmuran bersama.
Baca juga : Dinas Perkebunan Lampung Kembangkan Sistem Pagar, Produksi Kopi Diproyeksi Naik 2 Kali Lipat





Lappung Media Network