Lappung – Bulog Lampung pastikan tak ada krisis pangan saat perayaan Natal dan tahun baru.
Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung memastikan ketersediaan stok pangan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca juga : Bulog Lampung Salurkan 32502 Ton Beras SPHP, Lampaui Target 108 Persen
Pimpinan Bulog Lampung, Nurman Susilo, menyatakan berbagai komoditas pokok siap didistribusikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di akhir tahun.
“Menjelang hari besar keagamaan nasional yakni Natal dan Tahun Baru, stok komersil yang kami kelola ketersediaannya aman,” ujar Nurman Susilo, Senin, 9 Desember 2024.
Ia merinci sejumlah bahan pangan yang telah disiapkan, di antaranya gula pasir sebanyak 142 ton, minyak goreng 122 ton, dan tepung terigu 7 ton.
Selain itu, untuk kebutuhan mendesak, pihaknya juga menyediakan stok daging ayam ras untuk mendukung pelaksanaan gerakan pangan murah atau pasar murah di berbagai kabupaten dan kota di Lampung.
Tak hanya itu, Bulog Lampung memastikan ketersediaan beras dalam jumlah besar, yakni mencapai 73 ribu ton.
Stok beras ini disiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan konsumsi saat perayaan Natal dan Tahun Baru.
Baca juga : Dukung Program Prabowo, Mitratani Dua Tujuh Garap Lahan TNI untuk Budidaya Okra
“Semua stok ini kami siapkan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama saat konsumsi biasanya meningkat menjelang akhir tahun,” tambah Nurman.
Jaga Stabilitas Harga Pangan
Selain menjamin ketersediaan stok, Bulog Lampung juga berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan di pasar.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak terbebani dengan kenaikan harga yang kerap terjadi di momen libur panjang.
“Upaya menjaga stabilitas pangan juga akan dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Ini penting untuk memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat,” jelas Nurman.
Bulog Lampung Pastikan Tak Ada Krisis Pangan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru
Bulog Lampung juga terus berupaya meringankan beban masyarakat melalui penyaluran bantuan pangan.
Baca juga : Infrastruktur Jalan Lampung Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Pada tahap ketiga alokasi Desember 2024, sebanyak 829.675 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Lampung akan menerima bantuan beras.
Nurman Susilo, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan tahap III ini ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal.
“Kami berharap penyaluran berjalan lancar dan tepat waktu sehingga bantuan dapat segera dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujar Nurman.
Untuk memenuhi kebutuhan 829.675 KPM, Bulog Lampung menyalurkan sebanyak 8.296.750 kilogram beras.
Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 10 kilogram beras.
Hingga saat ini, proses penyaluran telah mencapai 43,75% dari total pagu yang ditetapkan.
Sebelum didistribusikan, beras yang akan disalurkan telah melalui proses penyortiran dan pemeriksaan kualitas untuk memastikan beras yang diterima masyarakat dalam kondisi baik.
“Kami sangat memperhatikan kualitas beras yang disalurkan agar masyarakat mendapatkan bantuan yang layak,” tegas Nurman.
Nurman juga memastikan bahwa stok beras di Bulog Lampung sangat aman hingga Maret 2025.
Hal ini dikarenakan Bulog memiliki 13 gudang penyimpanan yang tersebar di seluruh wilayah Lampung.
Selain beras, komoditas pangan lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir juga tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca juga : Ketahanan Pangan Butuh Kepastian! Mafia Tanah di Lampung Harus Ditindak





Lappung Media Network