Lappung – Peluang dan tantangan pariwisata Lampung di era kepemimpinan baru.
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Indonesia.
Baca juga : Rahmat Mirzani Djausal: Kunci Lompatan Kemajuan Lampung
Isu judi online yang meresahkan, ketegangan geopolitik global, dan upaya pemerintah mengelola efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi faktor-faktor yang turut memengaruhi stabilitas dan prospek pertumbuhan ekonomi nasional.
Tak terkecuali Provinsi Lampung yang akan mengalami pergantian kepemimpinan daerah.
Tantangan ini menuntut pemimpin daerah baru untuk lebih responsif terhadap kebutuhan daerah, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata.
Di tengah keterbatasan yang ada, penting bagi pemimpin daerah untuk melihat potensi yang dapat disinergikan melalui investasi dengan pihak swasta sebagai penggerak ekonomi, sehingga terbentuk new growth engine di berbagai sektor.
Sinergi Pemerintah dan Swasta
Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan.
Sektor ini memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan dan pengembangan ekonomi secara keseluruhan.
Sinergi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci untuk mewujudkan pariwisata yang lebih maju dan berdaya saing.
Sektor swasta, dengan keunggulan dalam investasi, inovasi, dan pengelolaan bisnis, dapat memberikan dorongan signifikan bagi sektor pariwisata.
Baca juga : Eksplorasi Sejarah Taman Purbakala Pugung Raharjo: Memahami Fungsi dan Signifikansi Artefak
Melalui kerjasama ini, swasta dapat memperkenalkan produk dan layanan baru, meningkatkan kualitas destinasi wisata, serta menarik wisatawan nusantara dan mancanegara.
Selain itu, sinergi antara pemerintah dan swasta juga dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Mendorong Pariwisata Daerah
Secara spasial, Bandarlampung saat ini masih berperan besar sebagai tourism hub di Provinsi Lampung dengan segala infrastruktur pendukung yang telah ada.
Pemerintah diharapkan dapat mendorong pengembangan kabupaten lain sebagai poros kegiatan wisata baru yang dapat menggerakkan ekonomi dalam skala besar melalui sektor pariwisata.
Pengembangan ini sangat beralasan mengingat posisi Provinsi Lampung yang strategis dengan keberadaan 3 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN): KSPN Krakatau dan sekitarnya, KSPN Danau Ranau dan sekitarnya, serta KSPN Way Kambas dan sekitarnya.
Dua dari tiga KSPN tersebut telah mulai menerima dorongan investasi di bidang pariwisata, yaitu Bakauheni Harbour City di KSPN Krakatau dan sekitarnya serta Pasar Tematik Wisata Danau Ranau di KSPN Danau Ranau dan sekitarnya.
Tourism Hub
Salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam investasi pariwisata adalah Kabupaten Lampung Selatan.
Sejalan dengan isu pemekaran Kabupaten Bandar Negara, sektor pariwisata hadir sebagai harapan untuk dapat menyokong perekonomian Kabupaten Lampung Selatan.
Salah satu investasi terbesar di bidang pariwisata di Lampung Selatan saat ini adalah Bakauheni Harbour City.
Namun, perlu diingat bahwa pengelolaannya berada di bawah naungan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sehingga pendapatan dari pengelolaan Pelabuhan Bakauheni ataupun BHC tidak secara langsung masuk menjadi sumber PAD Kabupaten Lampung Selatan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten perlu mendorong kolaborasi dengan sektor swasta untuk memunculkan kebijakan strategis yang tepat.
Sehingga dapat mencegah hilangnya pusat perekonomian apabila pemekaran Kabupaten Bandar Negara terealisasi.
Mendorong Growth Engine Baru di Lampung Selatan
Dalam Webinar Kolaboratif yang dilaksanakan oleh Prodi Pariwisata Itera, Prodi Perjalanan Wisata Politeknik Negeri Lampung, dan Prodi Pariwisata IIB Darmajaya pada tanggal 15 Februari 2025, muncul diskusi tentang perlunya growth engine baru di Lampung Selatan yang dapat berasal dari sektor pariwisata.
Growth engine yang dimaksud dapat berupa pengembangan kawasan wisata terpadu atau kawasan terintegrasi yang dapat menjadi pusat kegiatan pariwisata.
Investasi dalam skala besar membutuhkan payung kebijakan yang jelas dan berkelanjutan.
Baca juga : Elegi Buat Erha
Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintahan daerah yang baru untuk dapat meningkatkan kualitas daya tarik wisata daerah, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian Lampung Selatan.
Tantangan dan Peluang
Tantangan lain adalah bagaimana pemerintah dapat menjaga iklim industri pariwisata yang sehat dengan menjaga keterlibatan asosiasi industri, masyarakat, swasta, serta dunia akademik sebagai corong kestabilan ekosistem pariwisata.
Kondisi ini dapat menjadi lebih mudah karena Lampung Selatan telah memiliki embrio dan beberapa pusat pertumbuhan di sekitar pesisir, seperti kawasan pertumbuhan di Bakauheni, Kalianda, dan Sidomulyo.
Hal ini sangat berpotensi menjadi new tourism hub dan kawasan wisata terpadu di Provinsi Lampung.
Jika dibentuk kawasan investasi pariwisata di pesisir Lampung Selatan, dampak positifnya akan sangat signifikan bagi perekonomian lokal dan pembangunan infrastruktur.
Investasi pariwisata akan menciptakan lapangan kerja baru, baik langsung maupun tidak langsung.
Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum akan meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Peluang dan Tantangan Pariwisata Lampung di Era Kepemimpinan Baru
Peningkatan pendapatan daerah melalui retribusi dan pajak dari sektor pariwisata dapat digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, dengan semakin berkembangnya pariwisata, upaya pelestarian budaya dan alam juga dapat terjaga dengan baik.
Semua ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal, melalui akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum, yang pada gilirannya mendorong pembangunan berkelanjutan di Lampung Selatan.
Artikel ini ditulis oleh Enggar Dwi Cahyo, S.Par., M.Arch.
Baca juga : Nasib Rusa Sambar dan Komitmen TNWK-PT GMP




Lappung Media Network