Lappung – Selama ramadan sekolah di Lampung gelar pesantren kilat serentak.
Memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menerapkan metode kegiatan belajar mengajar (KBM) yang lebih religius dengan menggelar pesantren kilat secara serentak di seluruh sekolah.
Baca juga : Sekolah Wajib Patuh, Pemprov Lampung Siapkan Sanksi bagi yang Tahan Ijazah
Kegiatan ini berlangsung pada 6 hingga 8 Maret 2025, diikuti oleh seluruh peserta didik tingkat SMA, SMK, dan SLB.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa selama bulan puasa.
“Meskipun waktu belajar dikurangi, siswa tetap diarahkan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.
“Salah satunya dengan mengikuti pesantren kilat dan doa bersama,” kata Thomas, Selasa, 4 Maret 2025.
Dalam pelaksanaannya, seluruh SMA di Lampung juga akan menggelar doa bersama pada 7 Maret.
Baca juga : Mutasi Massal! Kepala Disdikbud Lampung Lantik 57 Kepala Sekolah Baru
Doa bersama ini diikuti sekitar 335.336 siswa di seluruh provinsi, dengan harapan meningkatkan spiritualitas sekaligus memanjatkan doa untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela.
“Doa bersama ini juga menjadi wujud dukungan kepada bapak gubernur dan wakil gubernur, agar selalu diberikan kesehatan.
“Dan dapat menjalankan roda kepemimpinan dengan baik selama lima tahun ke depan,” tambah Thomas.
Baca juga : Jejak Wali Songo Dilanjutkan, UIN Lampung dan Sekolah Kamboja Jalin Kerja Sama
Ramadan Sekolah di Lampung Gelar Pesantren Kilat Serentak
Program ini juga didukung dengan surat edaran (SE) Gubernur Lampung, yang mengacu pada SE Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama.
Juga, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriyah/2025 Masehi.
Dengan adanya kegiatan pesantren kilat ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu agama.
Tetapi juga bisa memanfaatkan waktu di bulan Ramadan dengan kegiatan positif yang membangun karakter dan meningkatkan spiritualitas.
Baca juga : Sekolah di Bandarlampung Didorong Lebih Aktif Awasi Jajanan Siswa





Lappung Media Network