Lappung – Kota Bandarlampung resmi menyandang predikat sebagai wilayah dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Provinsi Lampung, dengan angka yang berhasil menembus lebih dari 1 juta unit.
Pencapaian ini menempatkan ibu kota provinsi sebagai pusat kepadatan lalu lintas tertinggi, jauh mengungguli kabupaten/kota lainnya.
Baca juga : Pemutihan Pajak Kendaraan di Lampung: Bayar Pajak 1 Tahun, Sisanya Anggap Sedekah
Data yang dikutip pada Rabu, 23 Juli 2025 dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui sistem Electronic Registration and Identification (ERI) hingga awal tahun 2025 menunjukkan dominasi mutlak “Kota Tapis Berseri” dalam hal kepemilikan kendaraan.
Angka fantastis tersebut menjadi cerminan dari pesatnya laju urbanisasi dan tingginya mobilitas masyarakat di pusat ekonomi Lampung.
Fenomena itu tidak hanya terjadi di Bandarlampung.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan di Provinsi Lampung terus menunjukkan lonjakan signifikan dari tahun ke tahun, dengan total mendekati 4 juta unit yang didominasi oleh sepeda motor.
Daftar 5 Besar
Bandarlampung memang memimpin, namun beberapa daerah penyangga lainnya juga mencatatkan angka yang tak kalah besar.
Pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan meningkatnya daya beli menjadi faktor pendorong utama.
Baca juga : Tanah hingga Kendaraan, Wali Kota Bandarlampung Koleksi Kekayaan Rp14 Miliar
Berikut adalah daftar 5 daerah dengan jumlah kendaraan terbanyak di Lampung berdasarkan data resmi Korlantas Polri:
- Kota Bandarlampung: Mencatatkan lebih dari 1 juta unit, menjadikannya episentrum mobilitas dan aktivitas ekonomi di provinsi ini.
- Kabupaten Lampung Tengah: Menyusul di posisi kedua dengan lebih dari 628 ribu unit. Statusnya sebagai jantung geografis Lampung dengan aktivitas pertanian dan UMKM yang tinggi mendorong kebutuhan transportasi.
- Kabupaten Lampung Selatan: Berada di urutan ketiga dengan 540.203 unit. Kedekatannya dengan Pelabuhan Bakauheni dan Jalan Tol Trans-Sumatera menjadikannya gerbang utama perlintasan yang strategis.
- Kabupaten Lampung Timur: Melengkapi 4 besar dengan total 478.556 unit kendaraan.
- Kabupaten Tulang Bawang: Masuk dalam 5 besar dengan catatan 309.064 unit kendaraan.
Tantangan
Laju pertumbuhan kendaraan yang pesat ini ibarat dua sisi mata uang.
Di satu sisi, ia menjadi indikator positif meningkatnya kesejahteraan dan perputaran ekonomi masyarakat.
Baca juga : Bak Zaman Kuno, Warga Pesisir Barat Lampung Gotong Pasien Lalui Medan Ekstrem
Namun di sisi lain, lonjakan ini membawa sejumlah tantangan serius yang menanti di depan mata.
Korlantas Polri mencatat, pertumbuhan ini menuntut perhatian ekstra pada tata kelola transportasi dan keselamatan berlalu lintas.
Fenomena ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk segera berbenah.
Di balik angka-angka tersebut, terdapat pekerjaan rumah bersama yang harus diselesaikan, mulai dari potensi kemacetan yang kian parah, meningkatnya polusi udara, hingga tantangan dalam memastikan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.
Pemerintah daerah dituntut untuk menyiapkan regulasi yang adaptif serta mempercepat perbaikan dan pembangunan sarana prasarana transportasi publik yang memadai.
Jika tidak, predikat sebagai wilayah dengan kendaraan terbanyak bisa segera diikuti oleh masalah lalu lintas yang lebih kompleks.
Baca juga : Jalan Rusak dan Jalan Baru Kepemimpinan Lampung: Saatnya Bangkit Bersama




Lappung Media Network