Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Kaskara dan Eco-Enzyme, Cara Petani Pesawaran Ubah Limbah Jadi Rupiah

    Kaskara dan Eco-Enzyme, Cara Petani Pesawaran Ubah Limbah Jadi Rupiah

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    30/07/2025
    in Ekonomi
    Kaskara dan Eco-Enzyme, Cara Petani Pesawaran Ubah Limbah Jadi Rupiah

    Petani dan warga Desa Harapan belajar mengolah hasil panen dan limbahnya menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar komoditas mentah. Foto: Yopie Pangkey

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Di tangan para petani Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, Pesawaran, limbah organik yang biasa berakhir di tempat sampah kini menjelma menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

    Kulit kopi yang terbuang disulap menjadi minuman herbal bernama kaskara, sementara sisa sayur dan buah dari dapur diolah menjadi eco-enzyme serbaguna.

    Baca juga : Era Jual Bahan Mentah Usai, Petani Lampung Raup Untung Berlipat

    Inovasi ini merupakan buah dari kolaborasi antara Kelompok Tani Hutan (KTH) Agroforestri Lestari dengan akademisi dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

    Kegiatan itu tidak hanya menawarkan solusi atas masalah sampah, tetapi juga membuka jalan menuju ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat desa di lereng hutan.

    Acara pelatihan dan pendampingan yang puncaknya berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025, di Desa Sinar Harapan, menjadi bukti nyata semangat para petani untuk maju.

    Mereka belajar mengolah hasil panen dan limbahnya menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar komoditas mentah.

    Inovasi utama yang menarik perhatian adalah pengolahan kulit kopi menjadi kaskara.

    Berbeda dari kebiasaan umum, petani di Sinar Harapan tidak hanya menjual biji kopi, tetapi juga memanfaatkan kulit arinya.

    Baca juga : Rp50 Triliun Ekonomi Singkong Lampung Miris, Petani Kalah dari Impor Ilegal?

    Dr Analianasari, S.T.P., M.T.A., dosen Prodi Magister Terapan Ketahanan Pangan Polinela yang menjadi motor penggerak kegiatan ini, menjelaskan potensi besar dari produk turunan kopi tersebut.

    Menurutnya, teh dari kulit kopi ini memiliki pasar yang terus berkembang.

    “Para petani di sini sudah menerapkan honey process pada biji kopinya, bahkan masih menggunakan lesung.

    “Uniknya, cara tradisional ini justru memberi karakter rasa kopi yang ringan dan fruity,” jelas Analianasari.

    Dari proses tersebut, kulit kopi yang kering kemudian diolah menjadi kaskara.

    “Kami coba manfaatkan kulit kopi keringnya menjadi kaskara, sebuah infus herbal yang kini semakin populer.

    “Tak berhenti di situ, kami padukan dengan kulit pala yang juga melimpah di sini, hasilnya minuman hangat yang khas dan berpotensi jadi produk unggulan desa,” tambahnya.

    Selain kaskara, para petani dan ibu rumah tangga juga aktif memproduksi eco-enzyme.

    Larutan hasil fermentasi limbah organik dapur ini ternyata memiliki manfaat yang jauh lebih luas dari sekadar pupuk organik cair (POC).

    Baca juga : Cabut HGU PT BSA! Petani 3 Kampung di Lampung Tengah Kepung Kantor Bupati

    Eco-enzyme dibuat dengan formula sederhana: kulit buah dan sisa sayuran difermentasi bersama gula merah (molase) dan air dengan perbandingan 3:1:10.

    Setelah didiamkan minimal tiga bulan, cairan kaya manfaat ini siap digunakan.

    “Ini adalah inti dari ekonomi sirkular. Limbah tidak berakhir di TPA, tapi kembali ke tanah dan menjadi bagian dari siklus pangan,” papar Analianasari.

    Ia menekankan bahwa eco-enzyme bisa dikembangkan menjadi produk turunan lain seperti sabun alami, disinfektan, sanitizer, hingga cairan pembersih peralatan rumah tangga yang aman dan bebas bahan kimia.

    Lebih jauh, pemanfaatan eco-enzyme menjadi strategi jitu untuk mendukung ketahanan pangan level keluarga.

    Dengan pupuk organik buatan sendiri, warga bisa menanam berbagai sayuran seperti cabai, tomat, dan kangkung di pekarangan rumah.

    “Dari dapur ke pekarangan, hasilnya kembali lagi ke dapur. Inilah siklus pangan keluarga yang sehat, mandiri, dan hemat.

    “Ini mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga lingkungan,” tutur Analianasari.

    Semangat para petani KTH Agroforestri Lestari mendapat apresiasi tinggi.

    Analianasari mengaku kagum dengan antusiasme mereka yang tak surut dari pagi hingga sore hari.

    “Semangat mereka menunjukkan keinginan kuat untuk maju, dan itu memotivasi kami sebagai akademisi untuk terus mengabdi.

    “Tentu, dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan berbagai pihak akan memperkuat inovasi lokal seperti ini,” tegasnya.

    Dukungan dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, khususnya KPH Pesawaran, juga dinilai sangat positif dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal untuk ketahanan pangan desa.

    Ke depan, Polinela bersama KTH berencana mengeksplorasi potensi pascapanen kakao dan pala untuk menciptakan produk turunan bernilai ekonomi lainnya.

    Baca juga : KTH Tunas Muda Bangun Demplot Agroforestri, Petani Hutan Pesawaran Makin Sejahtera

    Tags: Berita LampungBerita PesawaranDesa Sinar HarapanEco-EnzymeInovasi PetaniKaskaraKedondongKetahanan PanganKTH Agroforestri LestariKulit KopiLampungLimbah DapurLimbah KopiMinuman HerbalOlah LimbahPascapanen KopiPesawaranPetani PesawaranPolinelaUMKM Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Abaikan Konflik Anak Tuha, Kunjungan Menteri Nusron Wahid Dinilai Gagal Jawab Masalah Agraria Lampung

    Next Post

    Korupsi Proyek Rp2,3 Miliar, Direktur RSD Ryacudu Lampung Utara Ditahan

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menimbang Optimisme dan Kesiapan Desa Lampung Menuju Ekspor

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Efisiensi Anggaran, Bupati Mesuji Sulap Limbah Tol Jadi Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ekonomi Tumbuh, Kopi Ekspor, dan Bebas Malaria: Sisi Lain Tanggamus

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Meledaknya Bisnis Kuliner di Empat Kawasan Strategis Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • BUMD Lampung dan Pertamina, Sinergi Strategis Mengerek PAD dan Kesejahteraan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved