Lappung – Kontingen Lampung kembali meraih prestasi puncak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri.
Atlet Shorinji Kempo andalan, Vina Febriana Hasan, sukses menyabet medali emas di kelas Randori Perorangan >70 kg.
Baca juga : Lampung Ambil Alih Estafet Tuan Rumah Pornas Korpri 2027
Kemenangan emosional ini diraih Vina di GOR Kalimutu, Kudus, pada Minggu, 19 Oktober 2025 malam, setelah melalui pertarungan yang sengit.
Tangis haru Vina pecah seketika lagu Indonesia Raya berkumandang.
Dengan wajah penuh keringat dan bibir lebam sisa pertandingan, ia tak kuasa menahan emosi atas pencapaian tertingginya.
“Seperti mimpi,” ucap Vina, Senin, 20 Oktober 2025.
Medali emas ini terasa sangat istimewa karena menjadi jawaban atas penantian panjang dan dua kegagalan pahit sebelumnya.
Vina menceritakan, ia sempat nyaris putus asa setelah gagal menembus kualifikasi PON pada edisi 2012 di Pekanbaru dan 2016 di Jawa Barat.
“Saya ingin sekali naik podium. Makanya saya latihan lagi,” kenang Vina.
Perjuangan Vina semakin menginspirasi mengingat statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Pemkot Bandarlampung.
Baca juga : Sport Center Lampung Butuh Dana Fantastis Rp4,7 Triliun, Pemprov Kejar APBN
Tak hanya itu, ia juga seorang ibu dari seorang putra yang baru berusia tiga tahun.
Vina mengaku harus berjuang keras menyeimbangkan tiga peran sekaligus, sebagai abdi negara, seorang ibu, dan atlet profesional.
“Sebelum ngantor, saya latihan. Nanti pas pulang kerja, latihan lagi. Seringkali pas pulang, anak sudah tidur,” ujarnya.
Kemenangan ini ia persembahkan untuk almarhum ayahnya, Masdin Hasan Basri, sosok yang pertama kali mengenalkannya pada dunia Kempo sejak ia kelas 6 SD.
“Medali ini untuk keluarga tercinta, suami, anak, orang tua, serta seluruh tim Perkemi Lampung. Mereka yang memotivasi saya untuk terus berjuang,” katanya.
Sebelumnya, Vina pernah meraih perak dan perunggu di Porwil Bengkulu 2019.
Namun, emas PON kali ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan pengorbanan tidak pernah mengkhianati hasil.
“Ini bukan hanya medali, tapi bukti kalau mimpi tak pernah salah untuk diperjuangkan,” pungkasnya.
Baca juga : Baru Dilantik, KONI Lampung Langsung Tancap Gas Bidik Tuan Rumah PON 2032





Lappung Media Network