Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Sehari Tembus 150 Cangkir, Kopi Keliling Laris Manis di Lampung Fest 2025

    Sehari Tembus 150 Cangkir, Kopi Keliling Laris Manis di Lampung Fest 2025

    Irjen by Irjen
    24/11/2025
    in Gaya Hidup
    Sehari Tembus 150 Cangkir, Kopi Keliling Laris Manis di Lampung Fest 2025

    Para pedagang kopi keliling yang mangkal di Lampung Fest 2025 melaporkan penjualan rata-rata mencapai ratusan cangkir per hari. Foto: Yopie Pangkey

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – 8 pedagang kopi keliling yang beroperasi di area Lampung Fest 2025 mencatatkan lonjakan penjualan signifikan.

    Meski festival tahun ini mengusung tema “Coffee and Tourism” dengan fokus pada kopi premium dan kompetisi barista, kopi keliling tetap menjadi pilihan favorit ribuan pengunjung.

    Baca juga : Tampil Beda, Pelangi Anak Indonesia Ubah Suasana Lampung Fest Jadi Haru

    Para pedagang yang mangkal di sekitar lokasi acara melaporkan penjualan rata-rata mencapai ratusan cangkir per hari.

    Harga yang terjangkau, berkisar antara Rp8.000 hingga Rp12.000 per gelas, menjadi faktor utama tingginya minat pembeli.

    Adi (28), pedagang asal Bandarlampung, mengungkapkan adanya kenaikan omzet drastis, terutama saat akhir pekan.

    “Di hari biasa selama festival, rata-rata terjual 50–70 cup. Namun saat Sabtu dan Minggu, penjualan bisa tembus 100 sampai 150 cup.

    “Permintaan dari sore sampai malam hampir tidak berhenti,” kata Adi, Minggu, 23 November 2025.

    Hal serupa disampaikan Yusuf (32), pedagang asal Metro.

    Menurutnya, Lampung Fest memberikan keuntungan tersendiri karena pedagang tidak perlu berkeliling mencari pembeli.

    “Di festival ini kami cukup standby, pengunjung yang datang sendiri.

    Segmen kami memang beda dengan kafe atau booth pameran. Kami menyasar pembeli yang butuh kopi cepat dan murah,” ujar Yusuf.

    Tingginya animo terhadap kopi keliling didorong oleh faktor kepraktisan.

    Baca juga : Kepincut Cita Rasa Lokal, Wabup Pringsewu Puji Habis Kopi di Lampung Fest 2025

    Nanda (22), pengunjung asal Sukarame, mengaku lebih memilih kopi keliling karena antrean yang lebih cepat dan harga yang ramah di kantong.

    “Kalau sekadar haus dan butuh kafein saat jalan-jalan, kopi keliling lebih praktis. Rp10.000 sudah dapat es kopi susu,” tuturnya.

    Sementara itu, Rusdy (45), pengunjung asal Bukit Kemiling Permai, menilai keberadaan pedagang keliling di tengah festival besar adalah hal wajar.

    Menurutnya, selama kebersihan terjaga, pedagang keliling tetap memiliki tempat di hati konsumen.

    “Ini menunjukkan wajah kopi Lampung yang beragam. Ada industri kreatif di booth pameran, dan ada pelaku ekonomi mikro di lapangan,” kata Rusdy.

    Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, menilai fenomena ini sebagai bukti berjalannya ekosistem ekonomi rakyat dalam festival.

    Bobby menegaskan, Lampung Fest dirancang sebagai ruang inklusif yang menampung berbagai lapisan pelaku usaha, mulai dari barista profesional hingga pedagang kecil.

    “Festival ini punya banyak segmen pengunjung. Ada yang datang khusus untuk kopi premium, ada juga yang sekadar menikmati suasana sambil minum kopi sederhana.

    “Pedagang keliling mengisi kebutuhan tersebut secara alami,” jelas Bobby.

    Ia menambahkan, kehadiran pedagang kecil justru berkontribusi pada perputaran uang di tingkat akar rumput selama acara berlangsung.

    “Intinya festival ini ruang besar untuk semua. Pelaku usaha bisa melihat peluang pasar masing-masing di sini,” pungkasnya.

    Baca juga : Wajib Mampir, Stand RSUDAM Jadi Spot Healing Favorit di Lampung Fest 2025

    Tags: Berita Lampung TerkiniBobby IrawanDinas Pariwisata LampungEkonomi KreatifKopi KelilingKopi LampungLampung Fest 2025StarlingUMKM LampungWisata Kuliner Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Generasi Muda Memimpin Lampung: Akselerasi atau Terjebak Zona Nyaman?

    Next Post

    Resah Intimidasi dan Pungli Rp65 Juta, Warga Desa Legundi Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polres Lamsel

    Related Posts

    5 Fakta Sains Jarang Diketahui
    Gaya Hidup

    5 Fakta Sains Jarang Diketahui: Tapi Nyata, Nomor 3 Bikin Kaget!

    09/05/2026
    Mengungkap Fakta Kalori Sepiring Nasi Putih
    Gaya Hidup

    Mengungkap Fakta Kalori Sepiring Nasi Putih: Dampaknya bagi Kesehatan?

    08/05/2026
    Inilah 5 Penyebab Obesitas pada Anak
    Gaya Hidup

    Inilah 5 Penyebab Obesitas pada Anak: Dampaknya, Upaya Pencegahan dan Penanganannya

    07/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ulasan 10 Ikan Hias Paling Digemari 2026

      Ulasan 10 Ikan Hias Paling Digemari 2026: Cantik, Mudah Dipelihara dan Cocok untuk Pemula

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Fakta Sains Jarang Diketahui: Tapi Nyata, Nomor 3 Bikin Kaget!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Rekomendasi 8 Tempat Wisata Terbaik di Lampung: Ada Pantai Eksotis dan Taman Nasional yang Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengungkap Fakta Kalori Sepiring Nasi Putih: Dampaknya bagi Kesehatan?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 5 Penyebab Obesitas pada Anak: Dampaknya, Upaya Pencegahan dan Penanganannya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Faktor Risiko Obesitas pada Anak: Penyebab, Dampak, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved