Lappung – Inovasi pengelolaan lingkungan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), persoalan klasik penumpukan sampah kini dijawab dengan solusi teknologi tepat guna melalui konversi sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP).
Baca juga : BPS: Angka Kurang Pangan Lampung Selatan di Atas Rata-rata RI
Langkah progresif itu diambil DLH Lampung Selatan dengan menggandeng PT PLN sebagai mitra strategis.
Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah berupa energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Ubah Beban
Program BBJP menjadi ujung tombak dalam strategi pengurangan volume sampah di wilayah berjuluk Gerbang Sumatera.
Sampah yang selama ini hanya berakhir menumpuk di tempat pembuangan, kini diolah melalui proses pencacahan dan pengeringan hingga layak menjadi bahan bakar pendamping (co firing) untuk pembangkit listrik.
“Program tersebut bertujuan untuk mengurangi volume sampah sekaligus menyediakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan,” demikian poin penting yang ditekankan dalam program strategis DLH, dilansir pada Selasa, 16 Desember 2025.
Dengan metode ini, residu sampah yang terbuang ke lingkungan dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus mendukung target bauran energi nasional yang lebih hijau.
Baca juga : Proyek Rp15 Miliar Kampung Nelayan Lampung Selatan Dikebut, Target Tuntas Desember 2025
Keberhasilan program BBJP juga ditopang oleh ekosistem program pendukung lainnya.
DLH Lampung Selatan menyadari bahwa teknologi harus berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat.
Oleh karena itu, sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) melalui Bidang Tata Lingkungan terus digencarkan.
Inisiatif ini mengajak warga untuk aktif dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Selain itu, edukasi pengolahan sampah plastik juga dilakukan agar pemilahan sampah sudah terjadi sejak dari hulu (rumah tangga).
Pihak dinas juga membuka ruang partisipasi melalui berbagai pelatihan dan penyuluhan lingkungan hidup, melibatkan sektor swasta dan komunitas untuk berkolaborasi dalam penanganan perubahan iklim, mulai dari penanaman pohon hingga pembersihan sungai.
Masyarakat yang ingin mengetahui detail teknis program atau berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan, dapat mengakses informasi lengkap melalui laman resmi di dlhlampungselatan.org/program
Baca juga : Lampung Selatan Menuju Kabupaten Termaju





Lappung Media Network