Lappung – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, terus dikebut.
Baca juga : Lampung Selatan Menuju Kabupaten Termaju
Proyek strategis senilai lebih dari Rp15 miliar yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini dilaporkan menunjukkan progres yang melampaui target dan diharapkan rampung seluruhnya pada akhir Desember 2025.
Perkembangan tersebut terungkap saat Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Yogi Yanuar, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek.
Menurutnya, pengawasan intensif dilakukan untuk memastikan program ini tidak hanya berhasil secara fisik, tetapi juga berkelanjutan dalam pengelolaannya.
“Ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama.
“Kami juga memastikan agar program ini tidak hanya sukses secara pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi pengelolaan setelah rampung,” tegas Yogi Yanuar, diikutip pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor PT Adi Karya ini mencakup 19 unit bangunan dan 25 item pekerjaan.
Dana miliaran rupiah itu dialokasikan untuk membangun serangkaian fasilitas vital, mulai dari Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Gudang Beku (cold storage), hingga Pabrik Es dan area perbaikan perahu (docking).
Baca juga : Baru 36 Tahun, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Sudah Kantongi Kekayaan Fantastis
Yogi Yanuar menekankan bahwa Kemenko Pangan, yang berperan dalam sinkronisasi dan pengendalian, sangat fokus pada kebermanfaatan jangka panjang.
Untuk itu, pengelolaan seluruh fasilitas nantinya akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih.
Langkah ini diambil untuk memastikan aset yang dibangun benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi bagi anggota koperasi dan masyarakat nelayan sekitar.
“Alhamdulillah, mereka (koperasi) sudah memiliki rencana ke depan dan siap mengelola fasilitas yang ada. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung,” ujarnya.
Diketahui, kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pemantauan Kemenko Pangan di 4 lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Lampung.
Khusus untuk Kabupaten Lampung Selatan, program ini dikembangkan di 2 titik strategis, yakni di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.
Yogi berharap pengawasan bersama dari semua pihak dapat terus berjalan agar proyek selesai tepat waktu dan sesuai standar mutu.
“Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta nantinya benar-benar termanfaatkan dan membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Lampung Selatan,” pungkasnya.
Baca juga : APBD Jadi Kendala, Bupati Lampung Selatan Janji Perbaiki Jalan Rusak Palas





Lappung Media Network