Lappung – Roda pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah dipastikan tetap berjalan pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pimpinan daerah setempat.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bergerak cepat dengan menyerahkan mandat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati kepada I Komang Koheri.
Baca juga : Kronologi OTT KPK, Dari Penjemputan di Hotel Jakarta hingga Penggeledahan di Lampung Tengah
Penyerahan Surat Penugasan tersebut dilakukan secara langsung di Ruang VIP Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, pada Rabu, 17 Desember 2025.
Hal ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan menyusul proses hukum yang tengah dijalani oleh Bupati Ardito Wijaya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penunjukan Komang Koheri tertuang resmi dalam surat bernomor 100.1.4.2/6635/01/2026 tertanggal 12 Desember 2025.
Dalam pertemuan singkat namun penting itu, Gubernur Mirza menekankan urgensi stabilitas daerah.
“Tugas dan wewenang Bupati harus tetap dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sembari menunggu kebijakan pemerintah lebih lanjut,” tegas Gubernur Mirza
Perubahan estafet kepemimpinan ini tidak terlepas dari peristiwa hukum yang mengguncang Lampung Tengah pekan lalu.
Baca juga : Geledah 3 Lokasi Maraton, KPK Sita Dokumen Penting Kasus Suap Lampung Tengah
Ardito Wijaya, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati, terjaring operasi senyap tim penyidik KPK pada 10 Desember 2025 dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Menanggapi mandat tersebut, I Komang Koheri menyatakan kesiapannya untuk menahkodai Lampung Tengah di masa transisi.
Usai menerima surat tugas, ia menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu oleh dinamika politik dan hukum yang terjadi.
“Hari ini saya memenuhi undangan Pak Gubernur untuk menerima penugasan sebagai Plt Bupati. Ini adalah tanggung jawab yang harus saya ambil di masa transisi demi masyarakat,” ujar Komang.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimis menatap sisa masa jabatan periode ini yang masih cukup panjang.
“Masih ada sisa waktu lebih dari empat tahun. Harapan kita, seluruh masyarakat Lampung Tengah terus berdoa dan bersatu agar daerah kita semakin baik ke depannya,” pungkas Komang Koheri.
Baca juga : Sekongkol Korupsi, Bupati Lampung Tengah, Adik Kandung, dan Anggota DPRD Resmi Rompi Oranye





Lappung Media Network