Lappung – Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Pelabuhan Ciwandan.
Genangan air yang menutup sejumlah ruas jalan memaksa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah taktis demi menjaga rantai pasok logistik tetap berjalan.
Baca juga : ASDP Ubah Pelabuhan Jadi Ruang Temu Budaya Lewat BHC Harbour Fest
Manajemen ASDP memutuskan untuk mengalihkan sementara layanan penyeberangan kendaraan logistik (Golongan VIB dan VII) serta kendaraan roda dua (Golongan II dan III) kembali ke Pelabuhan Merak.
Langkah ini diambil menyusul kondisi akses jalan menuju Ciwandan yang sulit dilalui akibat cuaca ekstrem.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan respon cepat perusahaan atas situasi di lapangan.
Prioritas utama saat ini adalah keselamatan pengguna jasa dan memastikan tidak ada penumpukan kendaraan akibat terhambatnya akses masuk pelabuhan.
“Kami berkoordinasi ketat dengan Kepolisian dan KSOP. Pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak adalah langkah antisipatif agar operasional penyeberangan tetap aman, tertib, dan terkendali di tengah cuaca yang kurang bersahabat,” ujar Heru, Sabtu,3 Januari 2026.
Bagi pengguna jasa yang sudah memesan tiket via Ciwandan, ASDP memberikan jaminan kepastian.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa situasi ini dikategorikan sebagai force majeure (keadaan kahar).
Artinya, tiket yang sudah dibeli tidak akan hangus.
“Pengguna jasa tidak perlu khawatir. Kami menerapkan fleksibilitas layanan di mana tiket tetap berlaku, dan opsi refund (pengembalian dana) maupun reschedule (jadwal ulang) dapat dilakukan melalui layanan pelanggan di pelabuhan,” jelas Windy.
Baca juga : Angin Kencang 25 Knot Hantui Merak-Bakauheni, ASDP Perketat Izin Layar Nataru
Sistem tiket online Ferizy juga telah disesuaikan secara real time untuk mengakomodasi perubahan jalur keberangkatan ini.
Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pindahan dari Ciwandan, ASDP Pelabuhan Merak telah mengaktifkan sejumlah skema operasional tambahan.
Langkah teknis yang dilakukan meliputi pembukaan loket tambahan dan penerapan cross boarding (lintas pelabuhan) khusus bagi truk logistik dan sepeda motor.
Petugas lapangan juga telah disiagakan di titik-titik krusial untuk memandu alur kendaraan mulai dari jalur reguler hingga masuk ke dermaga, memastikan tidak terjadi kemacetan di dalam area pelabuhan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah tersebut pada pukul 17.18 WIB, yang memprediksi hujan lebat disertai angin kencang hingga malam hari.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi Instagram @asdp191 atau menghubungi contact center via WhatsApp di 08111021191 jika membutuhkan bantuan darurat terkait jadwal penyeberangan.
Baca juga : Tembus Isolasi Bencana, ASDP Gelontorkan Bantuan untuk Padang hingga Singkil





Lappung Media Network