Lappung.COM – Simak ulasan lengkap artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar.
Uji Coba Strategis PTPN I di Kebun Rejosari Natar
Oleh: Mahendra Utama*
Langkah konkret PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) yang memulai uji coba penanaman sorgum seluas 20 hektare di Kebun Rejosari, Natar, Lampung Selatan pada pertengahan Juni 2026 ini menjadi tonggak sejarah baru.
Proyek percontohan ini didesain secara khusus guna menguji adaptabilitas agroklimat tanah podsolik Lampung terhadap varietas sorgum penghasil energi nasional.
Langkah hulu ini merupakan bagian dari penugasan strategis pemerintah dalam pemenuhan pasokan bahan baku bioetanol nasional yang ditargetkan mencapai puluhan ribu hektare.
Keunggulan Geografis dan Infrastruktur Hilirisasi Lampung
Lampung memiliki modalitas yang sangat kuat untuk bertransformasi menjadi pusat kekuatan atau sentra utama komoditas sorgum di bagian barat Indonesia.
Sebagai gerbang utama Pulau Sumatera, daerah ini memiliki infrastruktur logistik jalan tol dan pelabuhan yang sangat mapan.
Lebih dari itu, Lampung berpengalaman puluhan tahun mengelola industri hilir berskala raksasa seperti pabrik gula tebu dan industri tapioka singkong.
Struktur industri pengolahan yang sudah ada ini (existing infrastructure) dapat dimodifikasi secara efisien untuk menyerap komoditas sorgum, baik untuk industri pangan berbasis tepung maupun destilasi bioetanol.
Peta Jalan Jangka Panjang Menuju Kluster Korporasi Petani
Agar Lampung sukses menjadi sentra nasional, pemerintah daerah bersama BUMN perlu menyusun peta jalan kluster korporasi petani.
Pejabat pemangku kebijakan terkait setempat menyatakan dukungan penuh terhadap diversifikasi lahan marginal yang tidak produktif untuk ditanami sorgum.
Dengan menggandeng PTPN I sebagai jangkar utama penghela (anchor tenant) sekaligus penyedia teknologi pascapanen, Lampung berpeluang besar memimpin rantai pasok hilirisasi sorgum nasional.
Integrasi ini sekaligus menjawab tantangan swasembada pangan dan ketahanan energi terbarukan Indonesia di masa depan. (*)
————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network