Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

    Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

    Editor354 by Editor354
    14/06/2026
    in Saburai
    Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung

    Ilustrasi: OpiniMahe: Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung.

     

    Potensi Emas Hijau: Udang Galah Rawa Jitu dan Mesuji Timur Melambung
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Pembangunan ekonomi berbasis komoditas lokal di Provinsi Lampung kian menunjukkan tajinya.

    Salah satu sektor non-migas yang menjadi primadona baru adalah produksi udang galah (Macrobrachium rosenbergii) dari kawasan Delta Rawa Jitu Selatan, Rawa Jitu Utara, dan Mesuji Timur.

    Ekosistem perairan pasang surut di wilayah ini menyimpan potensi ekonomi bernilai tinggi yang siap menggerakkan roda kesejahteraan masyarakat pesisir.

    Keunggulan Ekologis Udang Galah Delta Lampung

    Kawasan Rawa Jitu dan Mesuji Timur memiliki karakteristik hidrologi unik. Pertemuan arus air tawar sungai dan intrusi air laut menciptakan kondisi estuari yang kaya nutrisi alami.

    Udang galah yang dihasilkan dari tangkapan alam maupun budidaya di wilayah ini terkenal dengan ukuran super (udang watang) serta tekstur daging yang padat dan manis.

    Secara ilmiah, fenomena ini didukung oleh Teori Produktivitas Primer Estuari, yang menyatakan bahwa wilayah estuari merupakan salah satu ekosistem paling subur di bumi karena menjadi tempat akumulasi bahan organik yang menjadi pakan alami udang.

    Menjaga Keberlanjutan dan Tantangan Regulasi

    Meskipun permintaan pasar dari Jakarta hingga Batam sangat tinggi, tantangan kelestarian lingkungan membayangi komoditas ini.

    Penangkapan berlebih (overfishing) dan penggunaan alat tangkap ilegal seperti setrum menjadi ancaman nyata bagi populasi udang galah liar.

    “Pembangunan wilayah yang eksploitatif tanpa memedulikan daya dukung lingkungan (carrying capacity) hanya akan menciptakan pertumbuhan ekonomi semu yang singkat. Kita harus bergeser dari pola tangkap alam murni menuju standardisasi budidaya ramah lingkungan,” ujar Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan Lampung.

    Penerapan Teori Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) mutlak diperlukan di sini. Pemerintah daerah bersama masyarakat harus memperkuat regulasi zonasi tangkap, menggalakkan program restocking (penebaran kembali benih) di Sungai Mesuji, dan memfasilitasi alih teknologi budidaya sistem kolam atau polikultur guna menjaga stabilitas pasokan tanpa merusak ekosistem rawa. (*)
    —‐——————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #MahendraUtama#PembangunanBerkelanjutan#PemerhatiPembangunanEkonomiLokalMesujiTimurOpiniMaheRawaJituUdangGalahLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Panduan Lengkap Investasi Reksadana untuk Pemula: Mengenal Tentang Investasi Reksadana

    Next Post

    Mengurai Jiwa Pariwisata Lampung: Bukan Sekadar Jalan dan Listrik

    Related Posts

    Hilirisasi Produk Agro Pesawaran
    Saburai

    Sinergi Media dan Hilirisasi Produk Agro Pesawaran

    31/10/2026
    Coklat Pesawaran
    Saburai

    Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan

    31/10/2026
    Ketika Pujian Menjadi Instrumen Manajemen Krisis
    Saburai

    Karhutla, Gas, dan Kabel: Ketika Pujian Menjadi Instrumen Manajemen Krisis

    28/10/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pupuk Murah, Truk Bertambah, Petani Lampung Menuju Sejahtera

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pujian di Tengah Tekanan: Sinyal Diplomasi Singapura yang Terukur

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sinergi Media dan Hilirisasi Produk Agro Pesawaran

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Katibung: Growth Pole atau Enklave Energi Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved