Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan

    Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan

    Editor354 by Editor354
    31/10/2026
    in Saburai
    Coklat Pesawaran

    Ilustrasi: OpiniMahe: Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan.

     

    Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Kronologi Ajakan Ngopi

    30 Oktober 2026 pukul 19.20 WIB, Pak Kandar mengirim WhatsApp: “Ngopi Yuk Bang.” Saya menjawab, “Udah duluan ada janji dengan Mas Edy di Tamin.” Pukul 20.30 WIB, ia memberi kode: “Kami bertiga, Bang Jack dan Mas Benny, sudah di Toko Kopi Mineral Nusantara.”

    Pukul 21.24 WIB saya balas, “Ok, 10 menit lagi otw dari Tamin ke Lebak Budi.” Pukul 21.47 WIB saya tiba dan bertemu Pak Kandar, Bang Jack, Mas Benny, Mas Yopie, dan Bang Chairul.

    Dari Ngopi ke Hilirisasi

    Tanpa basa-basi, Pak Kandar menyerahkan dua pack coklat asal Pesawaran binaan KPH Pesawaran. Saya memahami tujuannya: sinergi mengenalkan coklat Pesawaran ke publik. Saya menerima dan berkomitmen mempublikasikan melalui lappung.com dan TikTok @mahendrautama12. Ia juga memberi Matoa asal Papua yang dibudidayakan di hutan Pesawaran serta Kopi Liberica AKAPURA hasil agroforestri binaannya.

    PESAKOA dan Teori Nilai Tambah

    Kemasan PESAKOA Artisan Craft Chocolate Single Origin Pesawaran Tanggang Mountain menjelaskan dua varian: Milk Chocolate dan 70% Dark Chocolate, 90 gram. Produk KTH Sido Makmur binaan KPH Pesawaran ini menyatakan: “Dari biji Kakao yang tumbuh di Perhutanan Sosial, kami mengolahnya menjadi coklat… agar setiap rasa yang dinikmati turut membawa cerita, penghidupan, dan harapan, serta kelestarian hutan.”

    Dalam teori hilirisasi agroindustri, nilai tambah lahir saat bahan baku diolah, bukan dijual mentah. Perhutanan sosial menjadi basis pasokan, KTH menjadi kelembagaan petani, dan KPH mendampingi. Maka coklat ini bukan sekadar produk, melainkan rantai nilai petani-hutan-pasar.

    Argumen Hilirisasi

    Petani dan hilirisasi adalah kunci kesejahteraan serta peningkatan ekonomi masyarakat dan kabupaten. Kolaborasi Pak Kandar dengan pemerintah kabupaten dan media perlu diperluas agar Pesawaran tidak hanya dikenal sebagai penghasil kakao, tetapi juga pengolah coklat bernilai tambah. (*)
    ——————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #MahendraUtama#PemerhatiPembangunanagroforestriCoklatPesawaranHilirisasiKakaoOpiniMahePESAKOAPetaniHutan
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Karhutla, Gas, dan Kabel: Ketika Pujian Menjadi Instrumen Manajemen Krisis

    Next Post

    Sinergi Media dan Hilirisasi Produk Agro Pesawaran

    Related Posts

    Hilirisasi Produk Agro Pesawaran
    Saburai

    Sinergi Media dan Hilirisasi Produk Agro Pesawaran

    31/10/2026
    Ketika Pujian Menjadi Instrumen Manajemen Krisis
    Saburai

    Karhutla, Gas, dan Kabel: Ketika Pujian Menjadi Instrumen Manajemen Krisis

    28/10/2026
    Sinyal Diplomasi Singapura yang Terukur
    Saburai

    Pujian di Tengah Tekanan: Sinyal Diplomasi Singapura yang Terukur

    28/10/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pupuk Murah, Truk Bertambah, Petani Lampung Menuju Sejahtera

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pujian di Tengah Tekanan: Sinyal Diplomasi Singapura yang Terukur

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Katibung: Growth Pole atau Enklave Energi Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Memahami Arti Jumlah Luk pada Keris: Makna Filosofis di Balik Lekukan Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Coklat Pesawaran: Hilirisasi Kakao dan Kolaborasi Petani Hutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved