Lappung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendapat apresiasi dari Komisi IV DPR RI atas capaian kinerja sebagai orang nomor satu di Bumi Ruwa Jurai.
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, mengapresiasi Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan di provinsi Lampung.
Baca Juga : Arinal Djunaidi Hadiri Implementasi Kartu Petani Berjaya
Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional.
Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi penyangga pangan nasional.
“Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur,” kata dia.
“Kemudian, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar,” kata Firman.
Hal senada juga disampaikan oleh anggota Komisi IV DPR RI Lulu Hamid. Ia mengapresiasi Gubernur Lampung terkait penurunan angka stunting tahun 2021.
Karena, menurut dia, sangat mengesankan dan signifikan.
“Berdasar data SSGI turun 26,26 persen dibanding tahun 2019. Sementara di daerah lain diperiode yang sama justru terjadi kenaikan,” ujar dia.
Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan capaian pembangunan ekonomi dengan turunnya tingkat kemiskinan atau persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung.
Peringkat Provinsi Lampung terhadap angka kemiskinan dalam riliis BPS terakhir naik 2 level, dari urutan 12 menjadi 14 (persentase penduduk miskin 11,67%).
Angka ini lebih tinggi dari Provinsi Sumatera bagian Selatan yaitu Sumsel yang berada di peringkat 11 (persentase penduduk miskin 12,79%), Bengkulu (persentase penduduk miskin 14,43%) serta Provinsi Aceh (persentase penduduk miskin 15,53%).
Bahkan Angka Kemiskinan Lampung tersebut lebih baik dari Provinsi DI Yogyakarta dengan persentase penduduk miskinnya mencapai 11,91%.
Sejalan dengan menurunnya tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran juga semakin berkurang.
Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69 persen jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%.
“Keberhasilan capaian indikator makro pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas,” kata dia.
Baca Juga : Arinal Djunaidi Serahkan Bantuan Sembako Tunai
“Serta dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.





Lappung Media Network