Lappung – Para pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam legiun veteran Indonesia Bandar Lampung terima bantuan Rp50 juta di HUT Ke-77 RI.
Baca Juga : HUT Ke-77 RI Eva Dwiana Ingatkan Pandemi Covid-19 Masih Ada
Bantuan bagi veteran nasional ini diberikan oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kepada Ketua DPC LVRI Kota Bandar Lampung, Kapten Purnawirawan Ramono pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, Rabu, 17 Agustus 2022, di Lapangan Korem 043/Gatam, Enggal.
“Kami sangat bangga, perjuangan kita diakui sekarang. Tanpa ada kami, sulit untuk demikian mewahnya (upacara peringatan). Dulu perjuangan tidak digaji,” kata Ramono.
Veteran Indonesia yang kini menginjak usia 71 tahun ini awalnya bertugas di Bandung.
Dia mengawali karir militernya di wilayah Korem 043/Gatam Lampung saat dipindahtugaskan ke Kodim 0421/Lampung Selatan dan Kodim 0424/Tanggamus.
“Veteran di Bandar Lampung ada 90-an orang, tapi ada yang tidak mau didaftarkan, jadi secara administrasi ada 80-an veteran,” ujar dia.
Ramono mengatakan LVRI Kota Bandar Lampung memiliki anggota veteran tertua berusia 97 tahun.
“Mereka pernah berjuang di Operasi Trikora pembebasan Irian Barat tahun 1961, Operasi Dwikora saat konfrontasi bersenjata dengan Malaysia tahun 1963, Kontingen Garuda di Kongo sebagai pasukan perdamaian PBB, dan Operasi Seroja pertama di Timor Timur tahun 1975,” jelas dia.
Ramono mengaku bangga terhadap senior-seniornya di LVRI Kota Bandar Lampung yang rela berjuang tanpa pamrih demi mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Harapan saya, generasi muda bisa melihat perjuangan tanpa pamrih. Contoh yang baik perlu dikaji dan dilaksanakan seperti senior-senior saya,” kata dia lagi.
Baca Juga : Hari Kemerdekaan RI Paskibraka Lampung Barat 2022 Dikukuhkan
Selain legiun veteran Indonesia Bandar Lampung terima bantuan Rp50 juta di HUT Ke-77 RI, Wali Kota Eva Dwiana juga menyerahkan bantuan yang sama kepada TAD, Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri), Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), dan sejumlah ormas lainnya.





Lappung Media Network