Demi efektivitas program KPB, secara khusus dikembangkan program KPB berbasis elektronik (e-KPB).
Baca juga : Arinal Tinjau Rehab Jalan di Lampung Tengah. Jadi Kado Akhir Tahun
Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pelayanan terpadu dan berkesinambungan kepada seluruh petani pengguna dan stakeholder lainnya.
Antara lain, aparatur pemerintah, perguruan tinggi, kelompok tani, penyuluh, distributor/kios, pembeli, perbankan dan lain-lain.
Lebih lanjut, Arinal menyampaikan 4 gambaran program KPB ke depan.
Pertama, program KPB terus memperkuat kelembagaan dan sistem e-KPB untuk memudahkan petani memperoleh fasilitas yang mendukung usahanya.
Kedua, dengan semakin kokohnya kelembagaan dan sistem e-KPB yang mudah digunakan.
Maka secara teoritis program KPB dapat terus berjalan, terjaga dan terpelihara fungsinya sebagai katalisator.
“Program KPB mempertimbangkan menjadi model pembangunan ekonomi kerakyatan berkelanjutan.
“Tidak tergantung pada pergantian masa jabatan kepala daerah setiap lima tahun sekali,” jelasnya.
Ketiga, KPB akan terintegrasi dengan program pembangunan perdesaan seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), e-Samdes atau program Samsat Desa Digital.
Yaitu pembayaran pajak kendaraan secara elektronik di pedesaan, atau warung sehat dari program hasil kerjasama Pemprov Lampung dengan PT Kimia Farma.
Dengan menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan seperti layanan kesehatan gratis, pelayanan kefarmasian, dan katalog obat.
Keempat, KPB sebagai sebuah pendekatan dan metode perubahan dan pembangunan masyarakat dapat diperluas dalam mengupayakan kesejahteraan masyarakat adat dan sosial lainnya.
Atas Gelar Doktor Honoris Causa yang diraih, Arinal menyampaikan dengan perasaan yang sangat mendalam.
“Penganugerahan gelar ini adalah momentum yang tak terlupakan dalam hidup, dan saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak.
“Dan tentunya dengan dilandasi rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia tak ternilai yang telah dilimpahkan-Nya kepada saya dan keluarga,” ujarnya.
Tak lupa, Arinal mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah menjadi tiang penyangga utama dalam hidupnya.
“Mereka adalah sumber kekuatan, kasih sayang, dan motivasi tanpa henti. Tanpa dukungan dan cinta mereka, saya tidak akan pernah sampai di sini,” ujar Arinal
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Promotor, Ko-Promotor, dan para akademisi yang telah membimbingnya.
Juga kepada seluruh mitra kerja di jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.
“Apa yang saya peroleh hari ini, tidak lain merupakan salah satu bukti kerja tim dan kolaborasi kita semua, yang perlu kita teruskan pada masa mendatang,” tambahnya.
Diakhir sambutannya, Arinal mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir pada hari ini.
Semua ini adalah hasil kerja keras bersama, dan penghargaan ini tidak hanya miliknya pribadi, tetapi juga milik semua.
“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari babak baru dalam hidup saya.
“Saya berjanji untuk terus berkontribusi positif, berbagi pengetahuan dan pengalaman, untuk memajukan daerah ini,” tandasnya.
Baca juga : Potensi Ekspor $100 Juta. Arinal Djunaidi: Saatnya Batik Lampung Berjaya





Lappung Media Network