Lappung – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung turut ambil bagian dalam gelaran Lampung Fest 2025 dengan menghadirkan Paviliun Kopi.
Inisiatif yang berlangsung di PKOR Way Halim, Bandarlampung, pada 11-25 November 2025 tersebut difokuskan untuk mendorong penguatan industri hilir sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap kopi sebagai komoditas unggulan daerah.
Baca juga : Tanpa APBD, Gubernur Mirza Buka Lampung Fest 2025: Sinergi Kopi dan Wisata untuk Ekonomi Inklusif
Paviliun ini dirancang tidak hanya sebagai etalase, tetapi sebagai wahana edukasi dan interaksi yang inklusif.
BI mengusung 4 program utama yang menyasar masyarakat umum, pelaku UMKM, hingga profesional di ekosistem kopi.
Untuk menarik minat pengunjung, paviliun ini menyajikan serangkaian kegiatan interaktif.
Pertama, Zona Edukasi Hulu-Hilir yang memetakan perjalanan kopi Lampung, mulai dari proses budidaya di tingkat petani hingga menjadi produk olahan bernilai tambah.
Kedua, digelar Talkshow Perkopian yang menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari industri, komunitas, dan akademisi.
Diskusi itu akan mengupas tuntas peluang pasar, tantangan usaha, serta strategi memperkuat daya saing kopi robusta Lampung di kancah nasional dan global.
Daya tarik utama paviliun adalah Lomba Barista.
Kompetisi ini tidak hanya mempertandingkan teknik manual brew, tetapi juga kategori unik seperti Kopi Tubruk dan Coffee Pairing (memasangkan kopi dengan makanan).
Baca juga : Penerimaan Bea Cukai Lampung Tembus Rp1,76 Triliun, Ekspor Kopi dan CPO Jadi Andalan
Ajang ini pun diharapkan dapat mengasah kreativitas dan meningkatkan standar SDM peracik kopi di Lampung.
Selain itu, pengunjung juga dimanjakan dengan area Serving Kopi, di mana mereka dapat mencicipi langsung ragam seduhan kopi terbaik yang disajikan oleh barista profesional, komunitas, dan UMKM binaan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimi Epyanto, menegaskan bahwa kehadiran paviliun ini adalah bentuk komitmen nyata BI dalam mendukung ekosistem kopi lokal.
“Paviliun Kopi kami hadirkan sebagai bentuk komitmen memperkuat ekosistem kopi Lampung melalui edukasi dan hilirisasi,” ujar Bimo Epyanto, dikutip pada Selasa, 18 November 2025.
Ia menambahkan, juga bertujuan mendorong peningkatan daya saing UMKM.
“Inisiatif ini terwujud melalui kolaborasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Lampung agar kopi Lampung semakin maju dan dikenal lebih luas,” tutupnya.
Baca juga : Kopi Lampung Mendunia Inspirasi Petani





Lappung Media Network