Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Bobibos: BBM dari Limbah Jerami, Lampung Bisa Produksi?

    Bobibos: BBM dari Limbah Jerami, Lampung Bisa Produksi?

    by Irjen
    12/11/2025
    in Ekonomi
    Bobibos: BBM dari Limbah Jerami, Lampung Bisa Produksi?

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali melumpuhkan sebagian aktivitas ekonomi di Lampung sejak awal September 2025.

    Baca juga : Toyota Bidik Lampung Jadi Basis Produksi Bioetanol, Siap Kucurkan Rp2,5 Triliun

    Di tengah antrean panjang yang mengular di berbagai SPBU, Pemerhati Pembangunan Mahendra Utama menawarkan solusi inovatif, Bobibos, bahan bakar alternatif berkualitas tinggi dari limbah jerami padi.

    Menurut Mahendra, krisis solar yang terjadi berulang kali ini menunjukkan adanya masalah struktural yang harus segera dicarikan jalan keluar.

    “Ini bukan pertama kalinya, dan sepertinya bukan yang terakhir.

    “Antrean panjang di SPBU, aktivitas ekonomi terganggu, dan mobilitas masyarakat terhambat. Ini harus jadi pelajaran,” ujar Mahendra Utama dalam keterangannya, Rabu, 12 November 2025.

    Di balik krisis tersebut, lanjutnya, Lampung sebenarnya menyimpan potensi besar yang selama ini luput dari perhatian.

    “Solusinya mungkin ada di sawah kita. Limbah jerami yang biasanya dibakar atau membusuk, ternyata bisa jadi solusi energi alternatif,” tegasnya.

    Modal Kuat Lampung

    Mahendra merujuk pada inovasi Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos) yang telah resmi diluncurkan.

    Produk ini diklaim memiliki kualitas setara Pertamax dengan Research Octane Number (RON) 98 serta rendah emisi.

    Bahan baku utamanya adalah jerami, limbah pertanian yang sangat melimpah di Lampung.

    “Lampung punya modal kuat. Sektor pertanian dan perkebunan kita menyumbang hampir 30 persen dari PDRB.

    “Artinya, bahan baku Bobibos, yaitu jerami, melimpah ruah dari Lampung Utara, Lampung Tengah, sampai Lampung Timur. Yang kurang hanya niat mengolahnya,” jelas Mahendra.

    Ia menilai, inovasi ini sangat sejalan dengan visi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang kerap menggaungkan isu energi hijau dan berkelanjutan.

    Baca juga : Lampung Bisa Jadi Raja Bioetanol Nasional, Tapi Ada PR Besar

    “Bobibos ini pas banget dengan visi Pak Gubernur. Tinggal bagaimana mewujudkannya di lapangan,” tambahnya.

    3 Langkah 

    Agar inovasi ini tidak sekadar menjadi wacana, Mahendra Utama mengusulkan 3 langkah konkret yang bisa segera dipertimbangkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

    Pertama, segera memulai pilot project atau proyek percontohan di salah satu kabupaten yang menjadi lumbung padi.

    “Coba dulu di satu kabupaten. Uji teknologinya, hitung keekonomiannya, baru kemudian replikasi ke daerah lain kalau berhasil,” paparnya.

    Kedua, memanfaatkan momentum penunjukan Lampung oleh pemerintah pusat sebagai kawasan pengembangan bioetanol.

    Menurutnya, Bobibos dari jerami bisa diintegrasikan ke dalam *roadmap* tersebut.

    “Toyota dan Pertamina NRE sudah menunjukkan minat di sektor bioetanol. Ini peluang kolaborasi yang sayang kalau dilewatkan,” tegas Mahendra.

    Ketiga, memastikan keterlibatan petani secara langsung.

    Mahendra mengingatkan agar inovasi ini tidak hanya menguntungkan investor besar, tetapi harus menyejahterakan petani.

    “Koperasi tani dan BUMDes bisa jadi kunci agar petani tidak hanya jual padi, tapi juga jeraminya. Ini pendapatan tambahan yang riil, bukan janji-janji kosong,” jelasnya.

    Mahendra menutup dengan pandangan bahwa krisis BBM ini harus menjadi titik balik bagi Lampung untuk beralih dari korban kelangkaan menjadi pelopor kemandirian energi.

    “Bayangkan kalau jerami yang selama ini dibakar percuma bisa jadi BBM berkualitas tinggi.

    “Petani dapat untung tambahan, lingkungan lebih sehat, dan kita tidak perlu lagi antre berjam-jam di SPBU. Ini soal kemandirian energi dan pemberdayaan ekonomi lokal,” pungkasnya.

    Baca juga : Pertamina Belah 688 Km Daratan Lampung-Sumsel Demi Cadangan Migas

    Tags: #BobibosSolusiEnergi#EnergiHijauLampung#JeramiJadiEmas#LampungBerkarya#LampungMandiriEnergi
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Rapor KLA 2025, 4 Kabupaten di Lampung Turun Kelas

    Next Post

    BPN Kota Palangka Raya Maksimalkan Sertifikat Tanah Jadi Mesin Ekonomi

    Related Posts

    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Batik Lampung: Keindahan Motif Tradisional yang Menjadi Tren Fashion Modern

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ruang UMKM Lampung: Geliat Kolaborasi, Ekspor, dan Pemberdayaan ala Robby Herdian

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Panduan Memilih Asuransi Jiwa yang Tepat: Tips Perlindungan Optimal

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Munas HIPMI XVIII Lampung: Sinergi Ekonomi di Gerbang Sumatera

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version