Sudin juga menjelaskan bahwa politik tidak hanya terjadi di gedung parlemen atau kantor pemerintah.
“Politik ada di sekitar kita, mulai dari lingkungan kampus, sekolah, hingga komunitas tempat kalian tinggal.
“Ketika memilih ketua OSIS, bergabung dengan organisasi mahasiswa, atau ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan, kalian sebenarnya sudah terlibat dalam politik,” tuturnya.
Bulan Bung Karno, PDIP Lampung Edukasi Mahasiswa dan Pelajar Tentang Politik
Pembekalan ini juga mengangkat kisah inspiratif Bung Karno yang sejak muda sudah aktif dalam politik.
Baca juga : Nama Sutono Mencuat Sebagai Kandidat Pilgub Lampung
Lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, Bung Karno sejak usia 14 tahun sudah terlibat dalam perjuangan kemerdekaan bersama HOS Tjokroaminoto.
“Keberaniannya dalam berbicara dan pemikirannya yang progresif menjadikannya figur yang menonjol. Soekarno tak hanya berbicara, tapi juga bertindak,” ujar Sudin.
Pada tahun 1926, Bung Karno mendirikan Algemeene Studie Club (ASC), cikal bakal Partai Nasional Indonesia (PNI).
“Anak-anak muda harus sadar bahwa politik bukan hanya tentang memenangkan pemilu. Politik adalah tentang mengadvokasi perubahan, mengatasi ketidakadilan, dan memperjuangkan hak-hak masyarakat.
“Anak-anak muda memiliki idealisme dan semangat yang tinggi untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Gunakan semangat itu untuk menginspirasi dan memimpin orang lain,” katanya.
Sudin menutup dengan pesan agar generasi muda menggunakan waktu mereka dengan bijak untuk belajar, berorganisasi, dan berkontribusi dalam politik.
“Jangan biarkan apatisme atau ketidakpedulian menguasai kalian.
“Ingatlah bahwa setiap suara dan tindakan kalian memiliki kekuatan untuk mengubah arah bangsa ini,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam dunia politik.
Hingga membawa perubahan positif bagi masa depan Indonesia.
Baca juga : Survei CPCS: Gerindra Naik PDIP Stagnan
