Lappung – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menutup celah kebocoran anggaran dan praktik kolusi dalam pengadaan barang dan jasa.
Melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Lampung Selatan Maju, pemkab resmi menggandeng Mbizmarket untuk mendigitalkan seluruh proses pengadaan.
Baca juga : JPU Bawa 101 Barang Bukti, Bongkar Pengelolaan Keuangan Semrawut BUMD Lamsel Maju
Langkah ini dinilai krusial sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance).
Dengan beralih ke ekosistem digital, ketergantungan pada proses manual yang rawan intervensi dapat dipangkas secara signifikan.
Berkurangnya kontak fisik dan transparansi data dalam sistem digital diharapkan mampu menekan risiko korupsi hingga ke level minimal.
Direktur PT Lampung Selatan Maju, Baiquni Aka Sanjaya, menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar modernisasi teknologi, melainkan komitmen BUMD dalam mendukung agenda integritas pemerintah daerah.
“Kami siap mendukung penuh. Produk-produk unggulan Lampung Selatan Maju akan kami tayangkan di Lokapasar Mbizmarket.
“Ini membuka akses luas, tidak hanya bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lampung Selatan, tetapi juga pemerintah daerah lain di wilayah Lampung,” ungkap Baiquni usai penandatanganan kerja sama di Jakarta, dilansir pada Selasa, 6 Januari 2026.
Selain aspek transparansi, kerja sama ini membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di daerah.
Baiquni memastikan bahwa sistem tidak akan mematikan usaha rakyat, justru sebaliknya.
Pihaknya berkomitmen memberikan karpet merah bagi produk-produk lokal dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Lampung Selatan untuk masuk ke dalam rantai pasok pengadaan pemerintah.
“Kami memprioritaskan produk lokal UKM masuk ke sistem. Ini strategi kami untuk tidak hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat secara nyata,” tambahnya.
Baca juga : Tak Bayar Hak Buruh, Dirut BUMD Lampung Terancam 4 Tahun Penjara
Dari sisi korporasi, Baiquni optimistis pengelolaan Lokapasar Mbizmarket akan menciptakan skalabilitas bisnis baru.
Potensi pendapatan dari sektor e-commerce pemerintahan ini ditargetkan menjadi salah satu kontributor utama dalam memperkuat struktur finansial perusahaan, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kolaborasi ini kami harap mendongkrak profitabilitas perusahaan sebagai kontribusi nyata BUMD. Kami menjamin layanan yang prima dan solutif untuk kebutuhan pengadaan,” tegasnya.
Sementara itu, CEO dan Co-Founder Mbizmarket, Ryn MR Hermawan, menyambut baik kepercayaan yang diberikan PT Lampung Selatan Maju.
Ia menyatakan kesiapannya mendukung lewat infrastruktur digital yang telah teruji dalam menyederhanakan birokrasi pengadaan di berbagai daerah.
“Kami ingin memastikan kualitas layanan PT Lampung Selatan Maju dapat dirasakan berkelanjutan.
“Pengelolaan lokapasar ini didesain untuk mendukung pelayanan publik yang jauh lebih optimal dan cepat,” pungkas Ryn.
Baca juga : Buntut Korupsi BUMD, Harta Kekayaan Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Senilai Rp38,5 Miliar Disita





Lappung Media Network