Sementara, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung, Edy Irawan Arief, memberikan penjelasan yang tegas mengenai alasan Partai Demokrat bersatu dengan Gerindra dalam konsolidasi politik ini.

Edy menyoroti 2 ciri penting yang menjadi dasar kesetaraan dan persaudaraan antara kedua partai.
“Pertama, kami sama-sama memiliki komitmen yang kuat dan tidak mencla-mencle dalam mendukung Prabowo Subianto,” tegas Edy.
“Kedua, ciri yang sangat penting dari pendukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) adalah memiliki akhlak yang baik,” tambahnya.
Edy juga menekankan bahwa Partai Demokrat hadir sebagai pelopor dalam melakukan konsolidasi partai politik di Lampung dan Indonesia secara keseluruhan untuk mendukung Prabowo.
“Kami datang dengan tulus hati untuk bergabung dengan Gerindra dalam mendukung Prabowo. Ini adalah persatuan yang didasarkan pada nilai-nilai agama dan persaudaraan,” jelasnya.
Selain itu, Edy mengungkapkan bahwa ia telah memberikan instruksi kepada semua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Lampung untuk dengan tulus mendukung Prabowo dan menjauhi praktik selingkuh politik.
“Ini sebagai langkah konkret yang diambil untuk memastikan kesetiaan dan integritas dalam mendukung koalisi,” ungkapnya.
Dengan pendekatan yang jelas dan komitmen yang teguh, konsolidasi antara Gerindra dan Partai Demokrat di Provinsi Lampung tampaknya menjadi sebuah langkah yang kuat.
Langkah itu untuk menuju pencapaian tujuan bersama, yakni membawa Prabowo Subianto menuju kursi presiden Indonesia.
Baca juga : Rahmat Mirzani Djausal: Kader Gerindra Lampung Jangan Pelit





Lappung Media Network