Lappung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung membaik.
Bahkan target indikator makro pembangunan daerah tahun 2022 diproyeksikan tumbuh sebesar 4,3 sampai 5,3 persen.
Kedua, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada kisaran 4 sampai 4,7 persen. Ketiga, persentase penduduk miskin pada kisaran 11,4 sampai 12,05 persen.
Keempat, tingkat ketimpangan (rasio gini) pada kisaran 0,32 sampai 0,33 persen.
“Terakhir Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diharapkan mencapai 70 71,49 atau masuk kategori tinggi,” kata Arinal, Rabu (1/12/2021).
Oleh karena itu ia berpesan agar jajaran KPA dan pimpinan serta Kepala Daerah di Provinsi Lampung menggunakan DIPA dan TKDD 2022 dengan baik.
“Dengan begitu memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.
