Lappung – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lampung menetapkan standar tinggi untuk pembentukan skuad tim daerah tahun ini.
Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gubernur Cup V yang akan dihelat akhir Januari nanti, dipastikan menjadi satu-satunya gerbang seleksi bagi karateka yang ingin menembus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026.
Baca juga : Taren Sembiring Terpilih Aklamasi Pimpin Forki Lampung
Dipusatkan di GOR Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandarlampung, ajang bergengsi ini dijadwalkan bergulir selama 3 hari penuh, mulai Jumat, 23 Januari hingga Minggu, 25 Januari 2026.
Ketua Umum FORKI Lampung, Taren Sembiring, menegaskan tidak ada tiket terusan atau jalur khusus bagi atlet untuk mewakili Lampung di level nasional.
Semua harus membuktikan kualitasnya di atas tatami Gubernur Cup V.
“Gubernur Cup ini adalah saringan tunggal. Ini satu-satunya ajang seleksi resmi FORKI.
“Jadi, siapapun yang ingin bertarung di Kejurnas membawa nama Lampung, wajib ikut dan buktikan diri di sini,” tegas Taren Sembiring, Rabu, 14 Januari 2026.
Taren menekankan, kebijakan tersebut diambil demi asas fairness dan kualitas prestasi.
Ia meminta seluruh Perguruan dan Pengurus Cabang (Pengcab) FORKI di 15 kabupaten/kota tidak menyimpan atlet andalannya.
“Apapun hasil di Gubernur Cup, itulah wajah tim Lampung nanti. Kami berikan panggung yang sama rata. Silakan bertarung secara sportif untuk merebut posisi di tim inti,” cetusnya.
Baca juga : 7 Atlet Taekwondo Kota Metro Berlaga di Kejurnas Kemenpora
Demi efisiensi dan percepatan pembinaan, FORKI Lampung mengusung konsep three-in-one dalam gelaran kali ini.
Ketua Pelaksana, Ary Meizari Alfian menjelaskan, selain kompetisi atlet, agenda juga dipadatkan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Akreditasi Wasit/Juri.
“Kita ingin sekali jalan, tiga tujuan tercapai. Regenerasi atlet lewat kompetisi, penataan organisasi lewat Rakerda, dan peningkatan kualitas pengadil lapangan lewat akreditasi,” urai Ary yang juga Bendahara FORKI Lampung.
Menurut Ary, urgensi Gubernur Cup V bukan sekadar mencari juara, melainkan pembaruan database atlet secara menyeluruh.
Ia menilai, peta kekuatan karate di Lampung sangat dinamis dengan munculnya bibit-bibit baru yang potensial.
“Potensi atlet muda kita luar biasa, tapi butuh jam terbang.
“Ajang ini adalah momentum mereka untuk muncul ke permukaan, sekaligus bagi kami memperbarui data siapa saja pelapis-pelapis atlet senior yang siap diorbitkan,” pungkas Ary.
Baca juga : 2 Pesilat Lampung Harumkan Indonesia di Kejuaraan Dunia Abu Dhabi





Lappung Media Network