“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Lampung dalam melaksanakan ibadah haji tahun 1445 Hijrah ini.
“Semoga semua jemaah dimudahkan dan dilancarkan dalam melaksanakan wukuf, musdalifah, bermalam di Mina, dan lempar jumroh aqobah,” tambah Yusdiyanto.
Ia menyebut, kondisi di Padang Arafah saat ini terpantau ramai namun tertib, dengan jemaah dari berbagai negara berkumpul untuk melaksanakan ibadah.
Petugas haji Indonesia telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah.
“Persiapan sudah maksimal, kami berharap semua jamaah bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan lancar.
“Semoga cuaca yang ekstrem tidak mengganggu kesehatan dan kekhidmatan ibadah,” ujar Yusdiyanto.
Baca juga : Eva Dwiana Minta Jemaah Haji Doakan PAD Bandar Lampung
Dengan semangat dan persiapan yang matang, jemaah haji Lampung siap menghadapi puncak ibadah haji di tengah cuaca ekstrem.
Dukungan dan doa dari masyarakat di tanah air sangat diharapkan untuk kelancaran ibadah mereka.
Sekadar informasi, wukuf di Arafah adalah salah satu rangkaian sekaligus rukun haji yang harus dilakukan oleh jemaah haji.
Jemaah Haji Lampung Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem
Wukuf artinya berhenti atau berdiam diri. Wukuf di Arafah menjadi rukun haji mutlak.
Artinya, jika tidak dilakukan, maka haji seseorang tidak sah. Karenanya, wukuf harus dijalankan terlepas bagaimanapun kondisi jamaah.
Wukuf di Padang Arafah merupakan usaha untuk merenungkan hakikat penciptaan alam semesta, mengevaluasi perbuatan yang telah dilakukan, dan menjadikan tempat tersebut sebagai tempat penghisaban.
Dalam momen khusyuk ini, jemaah haji berkumpul untuk berdoa, berzikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Baca juga : 203 Jamaah Haji Kota Metro Mengikuti Bimbingan Manasik Haji




Lappung Media Network