LAPPUNG – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Banyuasin resmi menancapkan gas dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2026.
Langkah ini diawali dengan prosesi sakral pengambilan sumpah dan pelantikan Panitia Ajudikasi serta Satuan Tugas (Satgas) PTSL di Aula Kantor Pertanahan setempat, Selasa 31 Maret 2026.
Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin, Drs. Moren Naibaho, M.Si., memimpin langsung pelantikan tim gabungan yang terdiri dari Satgas Fisik, Satgas Yuridis, hingga Satgas Administrasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi peluit start bagi percepatan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat di Bumi Sedulang Setudung,” tegas Moren.
Misi Besar: Target Seluruh Bidang Tanah Terdaftar:
Dalam arahannya, Moren Naibaho menegaskan bahwa PTSL 2026 mengusung misi besar untuk mewujudkan tertib administrasi pertanahan yang terintegrasi secara digital.
Targetnya jelas: seluruh jengkal tanah di wilayah Kabupaten Banyuasin harus terdata secara akurat, lengkap, dan masuk dalam sistem nasional.
Panitia Ajudikasi dan Satgas memiliki peran sangat strategis. Mereka adalah garda terdepan dalam memastikan setiap tahapan, mulai dari pengumpulan data di lapangan hingga terbitnya sertifikat, berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujar Moren di hadapan para petugas yang baru dilantik.
Kerja Cepat, Tepat, dan Profesional:
Menghadapi tantangan lapangan yang dinamis, Moren menekankan pentingnya sinergi antarunsur Satgas.
Menurutnya, koordinasi yang solid antara tim fisik yang mengukur luas lahan dan tim yuridis yang memverifikasi berkas adalah kunci utama keberhasilan program ini.
Moren juga memberikan peringatan agar seluruh panitia bekerja dengan integritas tinggi guna menghindari kesalahan administrasi di kemudian hari.
“Pasca-pelantikan ini, saya minta tim langsung bergerak. Bekerjalah secara cepat, tepat, dan profesional,” pintanya.
“Kita ingin output yang berkualitas, bukan sekadar mengejar angka, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari kepastian hukum tanah mereka,” tegas Moren Naibaho menutup sambutan.
Akselerasi Digitalisasi Tanah:
Kegiatan PTSL tahun 2026 ini juga diproyeksikan untuk mendukung pemetaan tanah yang lebih komprehensif di Banyuasin.
Dengan data yang valid, diharapkan sengketa lahan di masa depan dapat diminimalisir secara signifikan.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin.
Dengan dilantiknya “pasukan” baru ini, BPN Banyuasin optimistis target sertifikasi tanah tahun ini dapat rampung tepat waktu sebelum tutup tahun anggaran.





Lappung Media Network